Hujan Deras Picu Longsor di Aceh Tengah: 1 Warga Meninggal, 13 Luka-luka

Wait 5 sec.

Foto udara pengendara motor melintas di titik longsor susulan yang telah dibersihkan di Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Aceh, Kamis (19/2/2026). Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTOHujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu (13/9) sejak sore memicu tanah longsor di sejumlah wilayah. Material longsor dan lumpur menutup sejumlah ruas jalan nasional, provinsi, dan kabupaten serta merusak rumah warga.Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 18.15 WIB dan berdampak pada tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.Berdasarkan pendataan sementara, satu warga meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka. Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di wilayah terdampak."Dua rumah dilaporkan rusak berat dan dua lainnya rusak sedang. Sejumlah ruas jalan juga tertutup material longsor sehingga mengganggu akses masyarakat," kata Berton dalam keterangannya, Senin (14/9).Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam agenda konferensi pers Update Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (10/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanBPBD Kabupaten Aceh Tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen di lokasi terdampak. Petugas mengerahkan dua alat berat, yakni satu wheel loader dan satu excavator, untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.Berton mengatakan, proses pembersihan masih berlangsung untuk membuka kembali akses jalan dan mendukung aktivitas masyarakat."BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi serta mendukung penanganan di wilayah terdampak," ucap dia.BNPB mengimbau masyarakat di Aceh Tengah dan sekitarnya tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan berintensitas tinggi atau berlangsung lama.Masyarakat yang berada di sekitar lereng dan tebing diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera menuju tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah.