Proses penyelidikan oleh pihak kepolisian mengenai kasus pengeroyokan di Sawangan, Kelurahan Benoa, Bali, Sabtu (12/9/2026). Foto: Dok. Polresta DenpasarPolisi menangkap 13 orang laki-laki yang diduga pelaku dari pengeroyokan di bedeng pekerja proyek yang terletak di Sawangan, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (12/9).Kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (6/9), tetapi baru dilaporkan ke SPKT Polsek Kuta Selatan pada Kamis (10/9). Dalam kejadian itu, sebanyak 1 orang tewas dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka."Telah diamankan 13 orang laki-laki yang diduga merupakan orang yang melakukan pengeroyokan terhadap korban tersebut. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan intensif," kata Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, ketika dikonfirmasi pada Sabtu (12/9).Adi mengatakan, polisi telah melakukan olah TKP dan penyelidikan di sekitar TKP. Setelah penyelidikan, polisi mengamankan 13 orang laki-laki beserta barang bukti yang digunakan untuk mengeroyok para korban.Pemeriksaan TKP pengeroyokan 5 orang pekerja proyek di Benoa oleh pihak kepolisian. Foto: Dok. Polresta DenpasarBarang bukti yang diamankan terdiri atas 1 buah pisau, 2 buah potongan besi, 1 buah batako, 1 buah ember, dan 1 buah kayu. Saat ini, para terduga pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polresta Denpasar untuk proses lebih lanjut."Modusnya adalah para pelaku menyerang korban secara beramai-ramai dan tidak hanya menggunakan tangan kosong atau menendang, tetapi juga menggunakan alat dan benda berbahaya," ungkapnya.Adapun dari kejadian tersebut, seorang laki-laki berinisial AW (24) meninggal dunia dan disemayamkan di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Semula, AW mengalami luka pada bibir, mata, pipi, tangan kanan, dan kaki kiri, serta sempat menjalani perawatan di rumah sakit.Sementara empat korban lainnya juga dilaporkan mengalami sejumlah luka dan dirawat di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis.