Antusiasme pengunjung di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang. Foto: Dok. Instagram @giias_idPenjualan otomotif domestik terlihat mengalami penguatan, ini terlihat dari data distribusi kendaraan roda empat atau lebih yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, selama periode Agustus 2026.Selama bulan ke-8 itu, pasar mampu menyerap sebanyak 81.756 unit atau naik tipis 0,8 persen dari capaian Juli yang catatkan 81.115 unit untuk wholesales (distribusi dari pabrik ke diler), dan retail (dari diler ke konsumen) sebanyak 83.442 unit.Naik 7,7 persen dibanding penyaluran langsung ke konsumen pada Juli yang peroleh 77.460 unit. Namun catatan signifikan paling terlihat kalau dibandingkan secara tahunan atau year-on-year, yang melonjak puluhan persen.Penjualan wholesales selama Agustus 2026 ini 32,4 persen lebih banyak dibanding bulan yang sama tahun lalu dengan catatan 61.771 unit. Pun dengan retail lebih banyak 25,5 persen, dibanding bulan Agustus 2025 yang meraih 66.493 unit.Antusiasme pengunjung dalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS). Foto: Dok. GaikindoBila melihat perbandingan secara periodik Januari hingga Agustus 2026 ini yang telah mendulang angka wholesales nyaris 600 ribu unit atau tepatnya 599,491 unit, maka capaian itu 20,1 persen lebih banyak dibanding periode serupa 2025 lalu dengan angka 499.315 unit.Sama halnya dengan retail yang menampilkan selisih pertumbuhan cukup besar yakni 72.824 unit (13,9 persen) selama Januari-Agustus 2026 yang peroleh 594.984 unit, berbanding 8 bulan pada 2025 yang menyalurkan 522.160 unit.Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan keyakinan pertumbuhan lebih lanjut industri otomotif nasional berkaca pada hasil penjualan semester I 2026 yang menembus angka lebih dari 600 ribu unit.Serangkaian model modifikasi Mitsubishi di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan"Dengan angka-angka tersebut, kami meyakini target penjualan otomotif tahun ini seharusnya bisa di atas angka 850 ribu unit," ucap Agus di Tangerang pada Juni lalu.Dirinya meyakini penjualan mobil tahun ini berpotensi melampaui 850 ribu unit, berkaca pada kinerja industri otomotif sepanjang semester I 2026. Agus menambahkan, target tersebut seharusnya tidak menjadi batas pertumbuhan otomotif nasional.Berdasarkan data, rasio kepemilikan mobil di Indonesia saat ini baru mencapai 19 unit per 1.000 penduduk. Sebagai perbandingan, Thailand telah mencapai 275 unit per 1.000 penduduk, sedangkan Malaysia berada di angka 490 unit per 1.000 penduduk."Dengan jumlah penduduk yang hampir mencapai 290 juta jiwa, kenaikan satu poin saja pada rasio tersebut setara dengan tambahan sekitar 280 ribu unit kendaraan. Oleh sebab itu, target 850 ribu unit seharusnya bukan menjadi batas atas, tetapi menjadi titik awal karena pasar otomotif Indonesia masih jauh dari posisi jenuh," katanya.