IslamTimes - Juru bicara Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh Iran, seraya menyatakan bahwa Amerika Serikat adalah pihak yang harus disalahkan atas ketidakamanan maritim di kawasan tersebut dan atas kenaikan harga bahan bakar global.