Kemenimipas Beri Premi Rp 1,43 M untuk 2.774 Warga Binaan

Wait 5 sec.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dalam Rapat Koordinasi Kemenimipas 2026 di Grand Mercure Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026). Foto: KemenimipasSebanyak 2.774 warga binaan di lembaga pemasyarakatan (lapas) memperoleh premi dengan total Rp 1,43 miliar dari kegiatan produktif di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan pembinaan berbasis keterampilan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).Capaian tersebut tercatat pada Januari hingga Agustus 2026 sebagai bagian dari 15 Program Aksi Kemenimipas di bidang Pemasyarakatan.Menurut Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto, pembinaan harus memberikan bekal yang dapat digunakan warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.“Kami ingin setiap program pembinaan memberikan bekal yang nyata bagi warga binaan. Tidak hanya keterampilan, tetapi juga pengalaman, tanggung jawab, dan kesempatan untuk berkontribusi sehingga mereka lebih siap ketika kembali ke masyarakat,” tutur Agus di Jakarta, Senin (21/9).Selain premi, sebanyak 2.915 warga binaan memperoleh sertifikasi keterampilan. Rinciannya, 636 orang di bidang manufaktur, 1.258 orang di bidang jasa, dan 1.021 orang di bidang ketahanan pangan.Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dalam Rapat Koordinasi Kemenimipas 2026 di Grand Mercure Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026). Foto: KemenimipasWarga Binaan Dilibatkan dalam Program MBGPembinaan berbasis keterampilan juga diterapkan untuk mendukung program MBG. Hingga Agustus 2026, sebanyak 49 warga binaan memperoleh sertifikasi yang terdiri atas 31 orang dalam Sertifikasi Keamanan Pangan dan 18 orang dalam Sertifikasi Tata Boga.Mereka juga memperoleh premi dengan total Rp 583,2 juta sebagai penghargaan atas keterlibatan dalam kegiatan produktif.Keterampilan tersebut kemudian dipraktikkan melalui keterlibatan warga binaan dalam operasionalisasi dapur MBG, seperti di Lapas Kelas I Sukamiskin, Lapas Kelas I Tangerang, dan Lapas Kelas IIA Karawang. Dapur MBG tersebut telah menjangkau 6.674 penerima manfaat.Kemenimipas menjelaskan, dalam pelaksanaannya, warga binaan yang menjalani program binaan asimilasi dilibatkan sebagai relawan untuk mendukung pelayanan tersebut.Produk Warga Binaan Terjual Rp 408,93 JutaUpaya Kemenimipas membangun kemandirian juga dilakukan melalui pemasaran hasil karya warga binaan.Hingga Agustus 2026, Kemenimipas mencatat sebanyak 8.376 produk hasil karya warga binaan telah terjual dengan omzet Rp 408,93 juta melalui kegiatan produktivitas Pemasyarakatan.