Getty ImagesPemberitaan pekan ini ramai dengan kabar pencoretan rapper Macklemore dari tur Loop milik Ed Sheeran. Keputusan ini menyusul aksi panggung Macklemore yang menyerukan pembebasan Palestina.Macklemore mengungkapkan bahwa Robert Kraft, pemilik New England Patriots sekaligus Stadion Gillette, telah melarangnya tampil di stadion tersebut dan mengajak pengelola stadion lain untuk ikut memboikotnya.Menanggapi keputusan tersebut, musisi pembuka yang tersisa di tur Sheeran turut mengundurkan diri. Sheeran sendiri berusaha lepas tangan dan mengindikasikan bahwa langkah itu diambil oleh pihak promotor, bukan dirinya. Ia memilih mengambil sikap “apolitis” sembari menegaskan rekam jejaknya yang selama ini selalu menghindari pernyataan politik di depan publik.Namun, kecaman yang berdatangan dari para penggemar dan pengamat menunjukkan bahwa memaksakan sikap netral dalam situasi seperti ini bukanlah hal yang mudah.Apa artinya menjadi “apolitis”Politik tidak terbatas pada urusan pemerintahan semata. Dalam konteks yang lebih luas, politik merujuk pada relasi kuasa di tengah masyarakat dan antaranggotanya, serta berbagai upaya untuk mengubah relasi tersebut.Prinsip inilah yang tampaknya ingin disampaikan melalui pernyataan terbaru Ed Sheeran. Ia mengklaim dirinya apolitis–dalam arti selalu memisahkan pandangan politik pribadinya dari karyanya sebagai seniman:Orang-orang membeli album saya untuk diputar saat bersantai bersama pasangan. Saya bukan tipe orang yang politis. Saya menggunakan hak pilih sesuai keyakinan pribadi, tetapi tidak akan memaksakan atau mendikte orang lain.Hal yang tak kalah penting adalah pernyataan terbaru Sheeran tidak sekadar mengklaim bahwa ia apolitis dalam isu Palestina, melainkan apolitis secara umum. Konsekuensinya, ia dituntut untuk tidak pernah menyuarakan pandangan apa pun terkait tatanan kekuasaan dan kendali di tengah masyarakat.Namun, Sheeran tampaknya tidak sepenuhnya konsisten dengan hal itu. Sebelumnya, ia pernah mendukung kampanye menolak Brexit dan rasisme sayap kanan, menyuarakan dukungan untuk anggota parlemen Inggris, Jeremy Corbyn, serta tampil dalam Concert For Ukraine pada 2022. Seluruh aksi tersebut jelas merupakan sikap politik.Artinya, jika Sheeran tidak bersikap apolitis di segala situasi, ini menunjukkan bahwa ia secara sadar memilih untuk apolitis hanya pada isu-isu tertentu. Dalam kasus ini, isu tersebut adalah Palestina.Apakah apolitis sama dengan netral?Bersikap apolitis tidak sama dengan menjadi “netral” dalam isu-isu politik, terutama ketika terjadi ketidakadilan yang kasat mata.Sejumlah pihak menilai bahwa upaya untuk tetap netral dalam isu-isu semacam ini justru melanggengkan—atau paling tidak membiarkan—ketidakadilan terjadi.Di luar industri hiburan, netralitas kerap menjadi perdebatan dalam konteks perang. Dalam situasi inilah pentingnya menimbang antara niat dan dampak nyata menjadi sangat jelas. Palang Merah Internasional, misalnya, berargumen bahwa netralitas politik mereka memungkinkan mereka untuk menolong lebih banyak korban yang terdampak konflik.Di sisi lain, tentara bayaran—yang netral secara politik dan bertempur semata-mata demi upah—pada umumnya dipandang jauh lebih tidak etis. Padahal, banyak konflik di dunia saat ini yang dilakoni oleh tentara-tentara semacam itu.Filsuf abad ke-17, Grotius, berargumen karena tentara bayaran bertempur demi uang tanpa memedulikan keadilan dari tujuan perang mereka, “tidak ada jalan hidup yang lebih menjijikkan dan patut dibenci” daripada itu.Namun, sejumlah pendukungnya berpendapat jika keberadaan tentara bayaran mampu menyudahi suatu konflik dengan lebih cepat, hasil akhir tersebut bisa saja membuat tindakan mereka dianggap etis—meskipun niat awal mereka sama sekali tidak dilandasi motif etis.Apakah etis untuk bersikap apolitis?Tidak selalu. Bersikap apolitis memang dapat dibela berdasarkan beberapa sudut pandang filosofis, tetapi konteks sangat menentukan.Filsuf Yunani, Epikurus, berpendapat bahwa politik sebaiknya dihindari. Ia percaya bahwa kita harus mengejar “ketenangan jiwa”, menarik diri dari urusan duniawi, serta menjalani hidup dalam kedamaian.Tampaknya seseorang mungkin saja bersikap “netral"—dengan tidak memihak pandangan apa pun—pada isu politik tertentu. Namun, banyak filsuf, termasuk Aristoteles dan filsuf Italia Antonio Gramsci, meyakini bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk politik yang tak bisa mengelak dari hal tersebut. Karena itu, isu-isu tertentu seolah menuntut respons nyata dari kita.Filsuf Hannah Arendt menunjukkan bahwa sejenis "kebutaan berpikir” (thoughtlessness)—yakni kegagalan untuk peduli pada kejahatan etis yang serius—adalah hal yang melapangkan jalan bagi kekejaman rezim Nazi.Dalam kasus Sheeran, secara pribadi ia mungkin memang merasa sedang bersikap “apolitis”. Namun, keputusannya tidak berdiri di ruang hampa, melainkan terjadi dalam konteks yang lebih luas, di mana keputusan tersebut tampak dipengaruhi atau didikte oleh individu-individu kaya yang memiliki posisi politik yang amat jelas terkait Palestina.Aksi Sheeran telah melangkah lebih jauh dari sekadar menolak menyuarakan keyakinan politik pribadinya. Ia telah membiarkan pandangan politik Macklemore dibungkam atas desakan pihak lain yang bertindak demi kepentingan politik mereka sendiri, sehingga secara tidak langsung ia justru memihak salah satunya.Bertindak dalam diamMasalah lain dari keputusan untuk tidak “berpihak” dalam isu tertentu adalah bahwa pilihan tersebut sering kali hanya dimiliki oleh mereka yang cukup beruntung. Misalnya karena tidak terdampak langsung oleh ketidakadilan atau relasi kuasa yang sedang dipersoalkan.Di saat yang sama, semakin besar hak istimewa yang kita miliki, semakin besar pula kemampuan kita untuk mendorong perubahan. Hal inilah yang menjadi salah satu landasan Macklemore dalam menyuarakan dukungannya bagi Palestina.Keputusan Sheeran untuk mencoret Macklemore dari tur musiknya merupakan sebuah penegasan tentang kepentingan siapa yang dianggap bernilai, serta siapa yang memegang kendali dalam situasi ini. Dan hal tersebut—suka atau tidak—adalah sebuah tindakan politik.Jacqueline Boaks tidak bekerja, menjadi konsultan, memiliki saham, atau menerima dana dari perusahaan atau organisasi mana pun yang akan mengambil untung dari artikel ini, dan telah mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki afiliasi selain yang telah disebut di atas.