Penjualan Daihatsu Naik 9 Persen, Ditopang Pembeli Mobil Pertama

Wait 5 sec.

Pemaparan Astra Daihatsu Motor (ADM) di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanPasar mobil Indonesia kedatangan banyak pemain baru sepanjang 2026. Sebagian besar menawarkan teknologi canggih dengan harga bersaing. Namun Daihatsu memilih bertahan pada strategi penjualan yang sudah lama digarapnya, yaitu menyasar konsumen yang baru pertama kali membeli mobil.Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rokki Irvayandi, mengatakan bahwa strategi tersebut masih memberikan hasil positif sampai tahun ini.Hingga Agustus 2026, pasar ritel otomotif nasional mencapai sekitar 594 ribu unit atau meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar 522 ribu unit. Pada periode tersebut, penjualan ritel Daihatsu melampaui 97 ribu unit, tumbuh sekitar 9 persen dengan pangsa pasar 16,3 persen.Daihatsu Rocky Hybrid di GIIAS 2026. Foto: Sena Pratama/kumparan“Kalau kita lihat pencapaian Daihatsu, misalnya di tahun ini sampai dengan bulan Agustus, masih mencatatkan penjualan yang positif, meningkat 9 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kunci utamanya adalah fokus pada core customer kami, yaitu first-car buyer dengan harga kendaraan di bawah Rp 300 juta,” kata Rokki dalam Astra Media Day di Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).Ia menuturkan, segmen pembeli pertama sangat berperan untuk motorisasi di Indonesia. Perusahaan ingin memberikan kesempatan pada masyarakat yang mau membeli mobil pertama mereka.Sebaran konsumennya pun berbeda dari kebanyakan merek lain. Pembeli mobil pertama Daihatsu tidak hanya berada di daerah urban, tetapi juga sampai pelosok Tanah Air.“Kalau berdasarkan area geografis, pasar nasional sebanyak 61 persen berada di Pulau Jawa. Namun untuk Daihatsu, mayoritas penjualan justru berada di luar Jawa, 55 persen, sementara 45 persen sisanya di Jawa. Untuk itu kami akan selalu menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen,” lanjutnya.Pemaparan Astra Daihatsu Motor (ADM) di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanDi sisi lain, kehadiran merek-merek pendatang di pasar otomotif nasional tidak dipandang Daihatsu sebagai ancaman bagi penjualannya.“Masuknya merek-merek baru ini kami lihat positif karena menggairahkan pasar otomotif Indonesia dan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Setiap merek punya target pasar dan strategi layanannya masing-masing,” ujarnya.Strategi tersebut menempatkan Daihatsu tetap tumbuh di tengah bertambahnya pilihan mobil murah di pasar. Segmen bawah Rp 300 juta sendiri menjadi ceruk yang paling banyak dibidik merek pendatang sehingga persaingannya diperkirakan makin ketat sampai akhir tahun.