Head Office Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI). Foto: Dok. IAMI Segmen kendaraan komersial Indonesia digempur pemain baru, sebagian besar datang dari China dengan tawaran teknologi lebih canggih dan harga lebih murah. Isuzu memilih menjaga pasarnya lewat empat nilai yang ditawarkan ke pelanggan.Business Solution Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Anjar Rosjadi, mengatakan penjualan mereknya tetap tumbuh di tengah kondisi tersebut. “Kami mengalami peningkatan volume dari angka 14 ribu unit di periode yang sama tahun 2025 menjadi 18 ribu unit di periode yang sama di tahun 2026. Artinya pencapaian cukup signifikan dan menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan terhadap produk Isuzu sangat kuat,” kata Anjar dalam Astra Media Day di Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).Pemaparan Isuzu Astra Motor Indonesia di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanIa menyebut kedatangan merek baru di segmen niaga merupakan hal yang umum. Kondisi itu justru dinilainya sebagai tanda pasar kendaraan komersial Indonesia punya daya tarik besar.“Di segmen komersial sendiri kedatangan model-model baru atau merek baru ini merupakan satu hal yang wajar. Yang pastinya bisa memberikan satu hal yang positif, yaitu memberikan pilihan kepada pelanggan dan juga menunjukkan bahwa pasar komersial di Indonesia itu sangat menarik,” ujarnya.Menurut Anjar, pembeli kendaraan komersial punya pertimbangan sendiri saat menentukan kebutuhan armadanya. Nilai yang ditawarkan produsen harus tetap relevan dengan kondisi tersebut.Pemaparan Isuzu Astra Motor Indonesia di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanNilai pertama yang diandalkan Isuzu adalah kualitas dan produktivitas. Anjar bilang, perusahaan menyesuaikan mutu produksi dan kemampuan angkut kendaraannya dengan kebutuhan operasional di Indonesia.Standar kedua berupa kecepatan dan kemudahan layanan. Isuzu menempatkan masa pakai kendaraan sebagai bagian yang harus dilayani, tidak berhenti saat unit selesai dibeli.“Di dalam masa kepemilikan pelanggan terhadap kendaraan Isuzu itu tidak hanya dari awal ketika pembelian, tetapi juga sepanjang mereka menggunakan kendaraan tersebut. Kami ingin bisa memberikan layanan semaksimal mungkin, tidak hanya dari sisi produk tetapi juga dari sisi service dan part, secara cepat dengan proses yang menyenangkan,” tuturnya.Pemaparan Isuzu Astra Motor Indonesia di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanDua nilai berikutnya adalah customer care dan proactive support solution. Isuzu berupaya menjadi mitra jangka panjang pelanggan sekaligus memberikan solusi untuk menjaga produktivitas dan waktu operasional kendaraan.“Empat value ini yang kami coba tawarkan sebagai strategi IAMI untuk bisa mempertahankan market share dengan konsep triple action strategy. Di mana antara sales, service, dan spare parts menjadi satu kesatuan untuk bisa mendukung perjalanan customer di dalam menjalankan bisnisnya,” ucapnya.Sampai Agustus 2026, Isuzu menggenggam 26,1 persen pangsa pasar kendaraan komersial nasional. Traga menjadi penyumbang terbesar dengan pangsa pasar 50,3 persen, disusul ELF 18,9 persen dan GIGA 18,3 persen.Sementara itu, pasar kendaraan komersial periode Januari-Agustus 2026 mencapai 71.759 unit atau meningkat lebih dari 36,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 52.430 unit.