Xiaomi Bakal Rilis Mobil Listrik diIndonesia

Wait 5 sec.

Logo brand teknologi Xiaomi. Foto: Aditya Panji/kumparanRaksasa teknologi asal China, Xiaomi memberikan sinyal terkait peluang memboyong lini mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) miliknya ke pasar otomotif Indonesia. Ini disampaikan langsung oleh bos perusahaan.Meskipun saat ini fokus ekspansi internasional awal Xiaomi diprioritaskan untuk pasar Eropa, pasar Indonesia tetap dipandang sebagai kawasan yang sangat potensial bagi keberlanjutan bisnis otomotif mereka.Dilansir Antara, Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng sedikit menyinggung mengenai komitmen perusahaan untuk menghadirkan armada mobil listriknya ke Tanah Air."Jadi untuk pertanyaan ini, 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu," kata Michael saat peluncuran lini ponsel pintar Xiaomi di Jakarta.Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng. Foto: Instagram/@xiaomi.indonesiaMichael menjelaskan bahwa dalam peta jalan ekspansi global saat ini, Xiaomi telah menjadwalkan penetrasi awal ke pasar Eropa pada kuartal ketiga 2027 melalui kemitraan diler di Jerman. Pengujian itu dilakukan untuk mengukur respons serta penerimaan konsumen global terhadap jajaran produk kendaraan listrik buatan Xiaomi.Meski demikian, posisi strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara tetap menempatkannya dalam radar utama potensi ekspansi produk otomotif Xiaomi pada masa mendatang."Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir," ujar Michael.Mobil listrik pertama Xiaomi SU7 resmi debut di China. Foto: XiaomiKiprah Xiaomi di industri kendaraan ramah lingkungan dimulai sejak akhir 2023 lewat perkenalan perdana sedan listrik SU7 di China. Seiring berjalannya waktu, portofolio BEV pabrikan terus berkembang pesat ke berbagai lini model.Mulai dari Xiaomi YU7, varian performa Xiaomi SU7 Ultra, hingga lini SUV di bawah merek Skynomad. Kehadiran lini kendaraan listrik Xiaomi kelak diproyeksikan bakal semakin menyemarakkan persaingan pasar EV di Indonesia yang kini kian diminati oleh konsumen.Kemenperin kaji kolaborasi pengembangan mobil listrik dengan XiaomiMenperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara Peluncuran Indo Startup Expo 2026 di Kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparanKementerian Perindustrian (Kemenperin) RI melakukan kunjungan kerja ke Shanghai beberapa waktu lalu. Salah satu agenda yang dilakukan adalah bertemu dengan perwakilan direksi Xiaomi Communications Co., Ltd.Diunggah dari akun resmi Instagram Kemenperin, pemerintah Indonesia mengapresiasi aktivitas bisnis dan investasi yang sudah dilakukan Xiaomi di dalam negeri. Raksasa teknologi asal China itu saat ini berfokus pada pasar gawai dan elektronik.Namun, Kemenperin turut membahas dan meminta Xiaomi untuk merambah segmen bisnis lainnya seperti kendaraan elektrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Mengingat perusahaan sudah memiliki portofolio beberapa lini mobil listrik seperti SU7 dan YU7."Kolaborasi ini membuka jalan bagi investasi baru, transfer teknologi, dan industri elektronik yang semakin kompetitif," bunyi unggahan akun Instagram Kemenperin RI.Hingga tahun 2025, Xiaomi telah menggelontorkan dana investasi sebanyak Rp3 triliun untuk melakukan perakitan dan produksi ponsel pintar, tablet, hingga televisi dengan bermitra PT Satnusa Persada Tbk. dan PT Arisa Mandiri Pratama."Indonesia siap menjadi pusat inovasi dan manufaktur masa depan," kata akun Kemenperin RI lagi.