Citra Murdiningrum Surono, student-athlete badminton Universitas Negeri Jakarta yang tampil di Campus League Badminton The Nationals 2026. Foto: Aji Nugrahanto/kumparanCitra Murdiningrum Surono masih mengingat jelas momen ketika tubuhnya tak bisa diajak “bekerja sama” di final Campus League Regional Bandung, Jumat (18/9) lalu.Saat student-athlete Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu tampil di sektor ganda putri final beregu Campus League Badminton Regional Bandung, ia mengalami cedera dan harus takluk dari pasangan ganda putri Universitas Bina Nusantara (Binus) dengan selisih dua poin.Cedera itu dialami Citra ketika pertandingan memasuki gim kelima final beregu Campus League Badminton Regional Bandung. Meski kakinya sudah tak bisa bergerak selincah sebelumnya, ia tetap berusaha menuntaskan pertandingan hingga akhir. Citra dan partnernya, Antonia Haganingrum, harus puas finis sebagai runner-up.“Lebih ke overuse sebenarnya. Ada hamstring aku yang ketarik. Jadi, pas aku main waktu perorangan yang final itu masih oke, cuma yang beregu akhir tuh aku udah ngerasa aku capek,” kata Citra kepada Campus Sport Indonesia di GOR Bandung, Selasa (22/9). @campussportid Citra Murdiningrum tak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika flashback soal final beregu di Campus League Badminton Regional Bandung. Citra yang alami cedera kesal pada dirinya sendiri lantaran tak bisa maksimal di poin-poin krusial. Kendati gagal juara di regional, Citra punya tekad yang lebih tinggi bersama UNJ. Di The Nationals, mahasiswi semester 1 Jurusan Kepelatihan Kecabangan Olahraga itu siap tampil lebih baik dan meraih podium tertinggi. Semangat, Citra! 📸: Campus Sport Indonesia/Aji Nugrahanto 📝: campusleague | badminton | csi | set | R181 |R177 | E177 | E030 #CampusLeague #Badminton #TheNationals#CampusSportIndonesia ♬ Sad - HYQU Kepada Campus Sport Indonesia, Citra juga mendeskripsikan rasa sakit yang dideritanya pada saat itu. Tubuhnya mulai menegang dari bagian engkel, betis, paha, hingga pinggang. Bahu dan sikunya pun terasa nyeri, napasnya mulai sesak, sementara kakinya seperti sudah berada di ambang kram.Citra mengatakan bahwa kondisi tersebut tak lepas dari padatnya pertandingan. Ia merasa waktu istirahatnya belum cukup, sementara setiap laga menuntutnya untuk terus bergerak dan memberikan kemampuan terbaik.Meski begitu, di tengah cedera yang dialaminya, Citra tetap mencoba bertahan.Saat menghadapi Binus di final beregu Regional Bandung, mahasiswi semester satu Fakultas Olahraga Prodi Kepelatihan Kecabangan Olahraga itu bahkan sempat berpikir untuk mengakhiri pertandingan. Namun, ada keinginan lain yang membuatnya terus berjuang hingga akhir.“Dalam diriku kayak, ‘Ayo semangat, masih bisa buat tim, buat kakak-kakak, buat teman-teman, buat semuanya, buat UNJ.’ Aku bilang begitu,” ucap Citra.“Cuma, keadaan diri aku juga enggak memungkinkan untuk maksain, tapi aku coba satu-satu terus biar lanjut terus. Tapi hasilnya belum memuaskan juga. Ternyata badannya masih belum fit sepenuhnya,” lanjutnya.Sayangnya, perjuangan Citra dan partnernya belum berakhir sesuai harapan. Keduanya harus menerima hasil yang membuatnya kecewa.Citra mengungkapkan, ada rasa bersalah karena merasa belum mampu membalas perjuangan orang-orang yang sudah memberikan dukungan untuk UNJ.“Kalau bisa diulang, pengin main lagi, sih,” harapnya singkat.Citra Murdiningrum Surono, student-athlete badminton Universitas Negeri Jakarta yang tampil di Campus League Badminton The Nationals 2026. Foto: Aji Nugrahanto/kumparanRasa kecewa itu kemudian menjadi salah satu alasan Citra ingin bangkit, terutama di Campus League Badminton The Nationals 2026. Ia mengaku kondisinya masih belum 100 persen, tetapi akan mencoba menjalani setiap pertandingan dengan maksimal.Meski di nomor individu ia kembali jadi runner up—kali ini kalah dari Budi Luhur University di final mixed-doubles—Citra masih bisa meraih emas di kategori beregu. Citra akan berjuang di GOR Bandung mulai Rabu (23/9) hingga Jumat (25/9) mendatang.Semangat, Citra!