Mengantar Guruh Soekarnoputra ke Peristirahatan Terakhir

Wait 5 sec.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memegang foto almarhum Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanPutra Presiden pertama Sukarno, Guruh Soekarnoputra, meninggal dunia di usia ke-73 pada Sabtu (26/9). Kabar ini pertama kali dikonfirmasi Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto."Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta," ujar Hasto dalam keterangannya, Sabtu (26/9).Hasto pun meminta agar seluruh pihak membukakan pintu maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan Guruh."Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisinya," tambah Hasto."Keluarga besar PDI Perjuangan sungguh kehilangan Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai. Kita berikan penghormatan terbaik bagi almarhum dengan protokol partai," lanjutnya.Sebagai tanda duka, Hasto mengatakan, PDIP akan mengibarkan bendera partai setengah tiang selama 7 hari di seluruh kantor PDIP."Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting agar mengibarkan Bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 (tujuh) hari," tandas Hasto.Profil GuruhGuruh Soekarnoputra berpose saat acara promosi di Jakarta pada 30 Maret 2018. Foto: Oeday Abdullah / AFPGuruh sendiri merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Sukarno dan Fatmawati. Ia juga merupakan adik kandung Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.Guruh memiliki nama lengkap Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Ia lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Guruh menempuh pendidikan di SD dan SMP Perguruan Cikini. Lalu, ia bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta tahun 1967-1970.Pada tingkat pendidikan tinggi, Guruh pernah berkuliah di jurusan Arkeologi selama tiga tahun (1971-1974) di Universitas Amsterdam, Belanda, namun tidak selesai.Ia kemudian berkuliah S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) tahun 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik. Ia meraih gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia tahun 2010.Kemudian, pada tahun 2012, ia meraih gelar Magister Sains Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.Punya Band PeloporPresiden Pertama Indonesia Sukarno bersama istrinya Fatmawati (kanan), putra mereka Guntur (kedua dari kanan) dan putrinya Megawati (kedua dari kiri). Foto: AFPGuruh rupanya mewarisi darah seni sang ayah. Guruh dikenal sebagai seniman yang aktif di dunia tari tradisional dan musik. Ketika remaja, pada 1965, Guruh membentuk grup musik The Beat-G.Pada 1975, Guruh bersama sejumlah musisi membuat band bernama Guruh Gipsy. Band ini pun dinilai sebagai salah satu pelopor musik rock progresif di Indonesia. Band itu memulai kiprahnya dengan merilis album bertajuk Guruh Gipsy.Guruh juga membentuk Gank Pegangsaan bersama Chrisye, Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Roni Harahap. Grup musik ini cukup dikenal pada masanya.Pada 27 Maret 1977, Guruh mendirikan kelompok seni Swara Mahardhika, yang kemudian melahirkan banyak seniman populer.Sang Maestro Jumpa pers Hip Hip Hura bersama Guruh. Foto: MunadyLagu-lagu legendaris karya Guruh antara lain: Kembalikan Baliku, Zamrud Khatulistiwa, Kala Sang Surya Tenggelam, Kala Cinta Menggoda, Lenggang Puspita, Melati Suci, Gita Cinta dari SMA, Smaradhana, Galih dan Ratna, Cinta yang Bersemi, dan Untukmu Indonesiaku.Guruh mampu menciptakan pertunjukan seni yang memadukan musik, tari, busana, dan budaya Indonesia dalam satu konsep. Kiprah Guruh membuatnya dilabeli sebagai maestro seni pertunjukan Indonesia.Menjadi Politikus dan Anggota DPRAnggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 Puti Guntur Soekarno (kiri), Guruh Soekarnoputra (kedua kiri), Krisdayanti (ketiga kanan) melambaikan tangan usai pelantikan. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal HidayatDi tengah kiprahnya sebagai seniman, Guruh kemudian terjun ke dunia politik.Guruh pernah menjadi anggota DPR melalui PDI pada periode 1992-1997. Setelah era Reformasi, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR dari PDIP.Guruh tercatat menjadi anggota DPR periode 1999-2004 dan 2004-2009 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Pada periode 2009-2014 dan 2014-2019, ia terpilih dari Jawa Timur I. Ia kemudian kembali terpilih dari Jawa Timur VI untuk periode 2019-2024.Deretan Tokoh MelayatGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat prosesi pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanSejumlah tokoh politik hadir di rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9).Berdasarkan pantauan kumparan, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono hadir bersama putra bungsunya Edhie Yudhoyono. Ada juga Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDIP, Pramono Anung, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, sampai Menteri Agama Nasaruddin Umar.Mayoritas tamu di rumah duka mengenakan pakaian serba hitam sebagai tanda belasungkawa.Dimakamkan di TPU Karet BivakJenazah maestro seni Guruh Soekarnoputra dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9) siang. Sebelum dimakamkan, jenazah putra bungsu Presiden Sukarno ini sempat disemayamkan di kediamannya di Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan.Wakil Gubernur DKI, Rano Karno, memberikan pesan terakhir mewakili pihak keluarga sebelum jenazah Guruh dimakamkan."Terima kasih telah menjadi seniman besar Indonesia. Selamat jalan, Mas Guruh," Rano KarnoProsesi pemakaman terlihat diiringi isak tangis dari pihak keluarga. Guruh dimakamkan tepat di sebelah makam ibunya, Fatmawati.Ketua Umum PDIP sekaligus kakak kandung Guruh, Megawati Soekarnoputri, juga tampak hadir di lokasi pemakaman. Megawati sebelumnya tengah berada di Sulawesi dan langsung terbang ke Jakarta untuk mengikuti proses pemakaman adiknya.Dimakamkan di Samping Makam Sang Ibu, FatmawatiProsesi pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanGuruh dimakamkan di samping makam sang ibu kandung, Fatmawati. Berdasarkan pantauan kumparan, area pemakaman Guruh mulai dipadati para peziarah yang akan mengantarkan ke tempat peristirahat terakhirnya itu. Mulai dari pihak keluarga, kerabat dekat, hingga masyarakat turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.Liang lahat tempat Guruh disemayamkan tepat berdampingan dengan makam Fatmawati. Tampak juga batu nisan hitam bertuliskan, "Makam Pahlawan Nasional, Hj. Fatmawati" berdiri kokoh di bawah payungan pendopo beratap kayu yang dihiasi bunga-bunga segar.Tangis MegawatiMegawati melihat prosesi pemakaman Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparanPresiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hadiri pemakaman adik kandungnya, Guruh Soekarnoputra, di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9). Tampak megawati menitikkan air mata saat menyaksikan prosesi pemakaman tersebut.Beberapa kali Ketua Umum PDIP itu menyeka air mata di pipinya.Usai pemakaman Megawati terlihat ikut manaburkan bunga di tanah kubur Guruh.Ikut mendampingi Megawati, anaknya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, dan Prananda Prabowo.