Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparanKetua MPR RI Ahmad Muzani mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai pendidikan gratis mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri. Menurut Muzani, gagasan tersebut merupakan hal yang sangat baik dan mulia.“Ya saya kira gagasan dan pandangan pemberian pendidikan gratis dari SD sampai perguruan tinggi adalah sebuah gagasan yang sangat mulia, sangat baik dan sangat luar biasa,” kata Muzani yang juga merupakan politikus Gerindra itu di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu (27/9).“Kami menyambut gagasan itu dengan bagus, dengan gembira. Dan kami men-support gagasan itu dengan luar biasa,” lanjutnya.Namun, Muzani mengingatkan agar pemerintah menghitung kebutuhan pembiayaan untuk merealisasikan kebijakan pendidikan gratis tersebut.Ia menilai biaya yang dibutuhkan tidak sedikit sehingga implementasinya perlu dipikirkan secara matang.“Hanya saja saya kira harus dihitung pembiayaan karena biaya untuk gagasan itu tidak kecil. Cukup besar sehingga perlu dipikirkan implementasinya,” ujar Muzani.“Tapi sebagai sebuah gagasan itu luar biasa luhur betul dan saya setuju. Kita support dan dukung,” pungkas dia.Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan biaya pendidikan di sekolah negeri, mulai SD hingga perguruan tinggi negeri, harus gratis. Ia mengatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas rencana tersebut.“Saya akan segera mengadakan ratas. Pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo dalam acara puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (18/9).Prabowo kemudian menegaskan pendidikan gratis tersebut mencakup jenjang SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.“Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, Universitas Negeri harus gratis,” ujarnya.Prabowo juga menyinggung sumber anggaran untuk merealisasikan kebijakan tersebut.“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang dicolong, yang dicuri,” tutur Prabowo.