Viral Pemotor Dipukul dan Ditodong Celurit di Purwakarta, Ini Kata Polisi

Wait 5 sec.

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanBeredar video yang memperlihatkan seorang pengendara motor dipukul dan ditampar sejumlah orang yang mengendarai mobil di wilayah Campaka arah Cimaung, Kabupaten Purwakarta. Pemotor itu juga ditodong celurit.Setelah pemotor dianiaya, para pelaku meninggalkan lokasi. Dalam video tersebut, terlihat dua pria dan satu perempuan yang diduga terlibat dalam kejadian itu.Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Juli lalu. Korban disebut tidak membuat laporan.“Iya dulu pernah lihat juga bang, ini bulan Juli,” ujar Made saat dikonfirmasi, Minggu (27/9).Berdasarkan informasi yang beredar, keributan tersebut bermula ketika seorang pengendara diduga menyerempet kendaraan lain. Pengendara yang diduga menyerempet kemudian disebut tetap melaju hingga akhirnya berhasil diberhentikan.Setelah kendaraan tersebut berhenti, terjadi keributan di pinggir jalan. Dalam video yang beredar, sejumlah orang terlihat mengerumuni pengendara tersebut hingga terjadi aksi pemukulan.Namun, kepolisian belum memastikan secara pasti kronologi maupun lokasi kejadian yang terekam dalam video tersebut.I Made mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran untuk memastikan peristiwa yang sebenarnya terjadi.“Tapi masih dicari tahu lagi,” katanya.Ia juga memastikan hingga saat ini tidak terdapat laporan polisi terkait kejadian tersebut di Polres Purwakarta.“Kalau laporan sih enggak ada di Polres,” ungkapnya.Sempat Diusut PolisiMenurut I Made, video tersebut sebelumnya juga sempat ditindaklanjuti ketika beredar pada Juli 2026. Namun, setelah dilakukan penelusuran, polisi tidak menemukan adanya laporan dari pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.“Iya (kejadian lama), makanya dulu pernah tak lihat. Cuma pas diposting bulan Juli itu juga pernah ditindaklanjuti, tapi ditelusuri nggak ada laporan,” jelasnya.Selain belum adanya laporan, polisi juga masih mencari kepastian mengenai lokasi kejadian. Pasalnya, informasi yang beredar menyebutkan lokasi yang berbeda.“Ada yang bilang di Campaka, ada yang bilang Cimaung,” kata I Made.Hingga kini, polisi masih berupaya mencari tahu pihak-pihak yang terlibat dalam video tersebut, termasuk memastikan lokasi serta rangkaian kejadian yang sebenarnya.“Sampai sekarang yang di video itu masih dicari tahu dan nggak pernah buat laporan,” tutupnya.