Sejumlah pengendara motor melintas jalur sepeda di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (14/1/2026), Foto: Iqbal Firdaus/kumparanPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan jalur sepeda di Jakarta tetap dipertahankan. Penataan jalur sepeda akan terus dilakukan, termasuk menertibkan kendaraan yang menggunakan jalur tersebut.Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan jalur sepeda merupakan bagian dari hierarki transportasi yang diterapkan di kota-kota global.“Jalur sepeda itu akan tetap kita pertahankan. Karena di dalam hierarki transportasi, di mana seluruh kota global juga, mengedepankan bahwa yang pertama itu adalah pejalan kaki, jalur sepeda ya ini harus diutamakan,” kata Budi saat ditemui di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (27/9).Setelah pejalan kaki dan pesepeda, kata Budi, hierarki tersebut dilanjutkan dengan transportasi umum, kendaraan listrik, dan kendaraan pribadi.“Baru setelah itu adalah transportasi umum, baru mobil listrik, baru adalah kendaraan pribadi. Nah, jadi jalur sepeda ini tetap kita pertahankan,” ujarnya.Budi mengatakan Pemprov DKI bersama Satpol PP dan kepolisian saat ini terus melakukan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan jalur sepeda. Ia menargetkan jalur sepeda di Jakarta sudah steril pada 2027.“Selanjutnya, kami dengan Satpol PP dengan juga kepolisian berusaha menertibkan jalur-jalur sepeda saat ini. Tahun 2027 itu kita mengharapkan jalur sepeda itu sudah bisa steril,” kata Budi.Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin saat ditemui di kawasan CFD Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (27/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparanMeski dipertahankan, Budi mengatakan sejumlah aspek fisik jalur sepeda tetap akan dievaluasi. Salah satunya penggunaan stick cone yang dinilai perlu ditinjau ulang karena berpotensi membahayakan.“Beberapa (evaluasi) dari BPK juga, dari stick cone itu agar ditinjau ulang kembali karena itu cukup membahayakan,” ujarnya.Selain stick cone, Pemprov DKI juga akan mengevaluasi keberadaan planter box di sejumlah jalur sepeda. Menurut Budi, ukuran planter box yang ada saat ini cukup besar dan kondisi tanamannya juga menjadi perhatian.“Planter box yang saat ini ada itu kan kalau kita lihat sepertinya cukup besar sekali dan tanamannya malah enggak ada,” kata Budi.Lebar jalur sepeda juga akan dikaji kembali. Budi menyebut evaluasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keadilan dalam penggunaan ruang jalan.“Terus juga lebarnya jalur sepeda mungkin juga dalam rangka berkeadilan juga ini akan kita evaluasi,” ujarnya.Lebih lanjut, Budi mengatakan penataan jalur sepeda juga sejalan dengan perhatian Pemprov DKI terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan transportasi di Jakarta.“Tentu kami Dinas Perhubungan dan Pemprov DKI Jakarta sangat concern terkait ini, concern dengan isu lingkungan hidup dan keberlanjutannya,” ujarnya.