Spanyol Tumbangkan Inggris Tiga Dua di Wembley Lewat Drama Nations League

Wait 5 sec.

Harry Kane bereaksi saat Bayern Munich melawan SV Elversberg.Tim nasional Spanyol menumbangkan tim nasional Inggris dengan skor tipis tiga-dua dalam laga lanjutan kompetisi UEFA Nations League di Stadion Wembley pada Minggu dini hari. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi armada Thomas Tuchel yang berambisi membuktikan kapasitas mereka di level tertinggi. Meskipun sempat membalikkan keadaan melalui gol Anthony Gordon dan sundulan Harry Kane, lini belakang Three Lions yang rapuh akhirnya runtuh akibat serangkaian kesalahan fatal di area pertahanan mereka sendiri.Blunder Fatal Lini Belakang dan Kebangkitan Kilat Three LionsLaga baru berjalan dua menit ketika bek Marc Guehi melakukan kesalahan fatal yang langsung dimanfaatkan oleh Lamine Yamal untuk mencetak gol pembuka. James Trafford, yang secara mengejutkan tampil sebagai starter di bawah mistar gawang Inggris, harus bekerja keras menghalau gempuran bertubi-tubi dari Ferran Torres dan kolega. Dominasi Spanyol terlihat sangat nyata pada setengah jam pertama laga, memaksa barisan pertahanan tuan rumah jatuh bangun menyelamatkan gawang mereka.Namun, Inggris menunjukkan mentalitas luar biasa dengan melancarkan serangan balik cepat yang mematikan pada menit ke-36. Anthony Gordon sukses menyamakan kedudukan setelah bekerja sama apik dengan Jude Bellingham sebelum melepaskan tembakan akurat. Hanya berselang empat menit, publik Wembley bergemuruh saat Harry Kane menyundul umpan silang matang dari Nico O'Reilly untuk membawa Inggris berbalik unggul sebelum turun minum.Kegagalan Penalti Kane dan Respons Mematikan La RojaMomentum emas untuk menjauhkan keunggulan datang bagi Inggris pada awal babak kedua setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Rodri terhadap Bellingham. Sayangnya, kapten Inggris Harry Kane terpeleset saat mengesekusi penalti sehingga bola tendangannya hanya menerpa tiang gawang dengan keras. Kegagalan krusial ini langsung mengubah arah angin pertandingan secara drastis karena membangkitkan kembali rasa percaya diri tim tamu.Spanyol menghukum kegagalan penalti tersebut dengan sangat kejam memanfaatkan kesalahan koordinasi pemain muda Inggris. Alex Baena, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menyamakan kedudukan menjadi dua-dua lewat tembakan melengkung dari luar kotak penalti pada menit ke-60. Petaka bagi tuan rumah akhirnya lengkap setelah Mikel Oyarzabal menyontek bola masuk ke gawang Trafford pada menit ke-74, memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Baena.Evaluasi Thomas Tuchel dan Ambisi Spanyol yang Tak TerbendungUsai pertandingan, Thomas Tuchel mengakui bahwa kesalahan-kesalahan elementer menjadi penyebab utama kegagalan anak asuhnya mendulang poin penuh di kandang. Mantan pelatih Chelsea tersebut menegaskan, “Kami melakukan segalanya hari ini untuk mengalahkan Spanyol. Detail kecil sangat menentukan di level ini. Kesalahan fatal kami terlalu banyak.” Tuchel juga menambahkan bahwa timnya harus segera bangkit dan memangkas kesalahan individu dalam laga-laga berikutnya.Sementara itu, kapten Harry Kane juga menyuarakan rasa kecewanya namun tetap mencoba mengambil sisi positif dari performa tim. Penyerang Bayern Munchen tersebut mengungkapkan bahwa timnya telah tampil maksimal, “Kami bermain sepadan dengan Spanyol. Di hari lain, kami mungkin bisa menang. Ini mengecewakan, tetapi kami harus mengambil hal-hal positif.” Kegagalan penalti Kane kini memaksa Inggris tertahan di posisi ketiga klasemen grup Nations League.Di kubu lawan, Luis de la Fuente memuji rasa lapar para pemainnya yang sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 39 pertandingan. Pelatih tim matador itu menyebutkan bahwa timnya sempat kehilangan kendali selama beberapa menit, namun mampu merespons dengan kedewasaan bermain yang luar biasa. Kemenangan fantastis di Wembley ini semakin menegaskan status Spanyol sebagai kekuatan sepak bola nomor satu di dunia saat ini.