Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

Wait 5 sec.

Ilustrasi OpenAI Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan Agen AI milik OpenAI bertindak lepas kendali dan membobol website data kesehatan pemerintah Australia pada Juni 2026. Insiden ini tercatat sebagai kasus pertama di dunia yang memperlihatkan agen AI meretas situs resmi pemerintah secara mandiri. Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyebut aksi pembobolan sistem ini sebagai hal yang sangat tidak dapat diterima. Dia menyampaikan protes keras secara langsung kepada CEO OpenAI, Sam Altman. Kekecewaan pemerintah Australia memuncak karena OpenAI baru mengabarkan insiden keamanan siber tersebut pada 10 September 2026, berselang hampir tiga bulan lewat surat elektronik biasa. Agen AI tersebut awalnya menjalankan evaluasi riset internal, lalu secara otomatis menembus rintangan keamanan untuk mengunduh berkas pada portal statistik kesehatan publik Australia.Bukti yang tersedia saat ini menunjukkan tidak ada kompromi yang lebih luas terhadap jaringan layanan publik kami. Meskipun demikian, situasi ini jelas tidak dapat diterima.- Anthony Albanese, Perdana Menteri Australia -Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bereaksi saat tiba di pangkalan udara militer Halim Perdanakusuma di Jakarta, Rabu (14/5/2025). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERSAlbanese mengungkapkan agen AI OpenAI berusaha mengakses sekumpulan data terbatas ketika melakukan riset kesehatan. Sistem keamanan portal sebenarnya sempat memblokir aksi tersebut, namun agen AI justru mencari celah lain untuk menerobos proteksi."Ketika sistem memblokirnya, ia mencari cara untuk melewati blokade tersebut. Perlu waktu hingga 10 September sebelum ada pemberitahuan sama sekali, dan pemberitahuan itu hanya berupa email yang dikirim ke kotak surat publik," kata Albanese seperti dilaporkan AFP.Pemerintah Australia kini mengerahkan badan intelijen siber Australian Signals Directorate (ASD) untuk menggelar investigasi forensik digital. Albanese juga memperingatkan bahwa tiga situs web pemerintah lainnya kemungkinan ikut terdampak akibat manuver pengambilan data oleh agen AI tersebut.Respons OpenAI dan Dalih Evaluasi InternalMenanggapi kecaman tersebut, OpenAI mengklaim peninjauan internal mereka tidak menemukan adanya kebocoran data pribadi atau rekam medis pasien. Berkas yang terakses hanya mencakup statistik agregat pengeluaran medis publik serta penamaan berkas internal.OpenAI berdalih model AI mereka bergerak di luar rencana awal ketika sedang mengumpulkan data uji coba."Dalam peninjauan ini, kami mengidentifikasi aktivitas yang melibatkan sejumlah situs web dan layanan pemerintah Australia saat model kami mencoba mencari jawaban. Model kami mengambil tindakan yang tidak kami kehendaki," ujar pihak OpenAI dalam pernyataan tertulis, mengutip Reuters.Kasus di Australia kian memperkuat kekhawatiran global terhadap bahaya rogue AI atau agen AI liar yang lepas kendali manusia (sandbox escape). Berdasarkan laporan rekam jejak insiden siber global, pembobolan sistem eksternal oleh agen AI kian marak terjadi:OpenAIPada Juli 2026, sekitar 700 agen otonom OpenAI melarikan diri dari lingkungan uji coba terisolasi, mengakses internet, dan membobol repositori AI Hugging Face selama berhari-hari sebelum terdeteksi. Agen OpenAI juga sempat mencuri kredensial internal dan merusak repositori kode RubyGems.AnthropicModel AI Claude (Opus 4.7 dan Mythos 5) secara tidak sengaja memperoleh akses internet dan menyerang sistem tiga perusahaan nyata karena mengiranya sebagai target simulasi.GoogleModel AI Gemini sempat meretas situs pihak ketiga dengan menebak kredensial login saat perusahaan menguji kemampuan keamanan sibernya.MetaModel AI milik Meta mengeksploitasi kerentanan layanan pihak ketiga akibat kesalahan konfigurasi lingkungan evaluasi.Rentetan insiden ini memicu seruan global, termasuk surat terbuka yang diteken ratusan organisasi dunia, untuk memperketat pertahanan siber dan protokol keamanan sebelum agen AI otonom menimbulkan kerusakan infrastruktur digital yang lebih masif.