50 Tahun di Indonesia, Investasi Toyota Lebih dari Rp 100 Triliun

Wait 5 sec.

Pemaparan Toyota Astra Motor (TAM) di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanPT Toyota Astra Motor (TAM) menyebut nilai investasi mereka di Indonesia sudah menembus Rp 100 triliun setelah lebih dari 50 tahun beroperasi. Penanaman modal tersebut digunakan untuk membangun pabrik, jaringan pemasok, dan tenaga kerja lokal.“Toyota telah berinvestasi lebih dari 100 triliun rupiah di Indonesia. Sekitar 90 persen kendaraan Toyota yang dipasarkan diproduksi di dalam negeri, dengan kandungan lokal sekitar 70-80 persen, dan telah diekspor ke lebih dari 100 negara,” kata Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma, dalam Astra Media Day di Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).Ia bilang, Indonesia bukan hanya menjadi market bagi Toyota, tetapi juga menjadi bagian penting dari global automotive value chain perusahaan. Di balik seluruh aktivitas tersebut, Toyota telah melibatkan lebih dari 360 ribu SDM lokal.Pemaparan Toyota Astra Motor (TAM) di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanKemampuan produksi lokal tersebut turut dipakai untuk merakit mobil elektrifikasi, salah satunya Veloz Hybrid EV. Pada GIIAS 2026 lalu, lebih dari 56 persen SPK berasal dari MPV tersebut. Sejak meluncur Februari hingga awal September 2026, Veloz Hybrid EV mencatatkan lebih dari 20 ribu pemesanan."Bagi kami, capability yang dibangun hari ini akan menjadi fondasi untuk menciptakan nilai yang lebih besar bagi konsumen, industri, masyarakat, dan Indonesia di masa depan. Seluruh capability tersebut pada akhirnya harus kembali pada satu hal yang penting, yaitu customer value," lanjutnya.Adapun, dari Januari-Agustus 2026 penjualan wholesales Toyota mencapai lebih dari 175.932 unit, tumbuh sekitar 9 persen dari tahun lalu sebesar 161.080 unit. Pada periode yang sama, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus mencapai lebih dari 38.769 unit, tumbuh 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 20.850 unit.Pemaparan Toyota Astra Motor (TAM) di Astra Media Day, Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026). Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanToyota sendiri menerapkan Multi-Pathway Strategy dalam mendukung transisi energi Indonesia menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060 . Perusahan meyakini bahwa setiap teknologi elektrifikasi memiliki perannya masing-masing sehingga diperlukan beragam pilihan mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat“Bersama Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan Veloz Hybrid EV, Toyota terus memperkuat kemampuan produksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Elektrifikasi bukan hanya tentang menghadirkan produk, tetapi juga membangun kapabilitas industri agar Indonesia mampu menghasilkan kendaraan elektrifikasi berstandar global,” sambungnya.Menurut Bansar, pertumbuhan industri otomotif tidak hanya berdampak pada kegiatan produksi. Pemasok, logistik, diler, bengkel, hingga sektor kendaraan bekas ikut terlibat sehingga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kemampuan tenaga kerja.