Mahasiswa UINSA Gelar Aksi, Segel Gerbang Utama Kampus

Wait 5 sec.

Ratusan mahasiswa menggelar demo di UINSA Surabaya, Senin (21/9/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparanSejumlah mahasiswa menggelar aksi di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Senin (21/9). Mereka menuntut Rektor UINSA Prof Akh Muzakki mundur dari jabatannya.Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, mahasiswa menyegel gerbang utama sisi utara UINSA. Massa mengunci gerbang dan memasang spanduk bertuliskan, "Kampus disegel sampai Muzakki turun."Sementara itu, pintu keluar sisi selatan ditutup sebagian oleh mahasiswa. Mereka juga membakar ban tepat di depan pintu tersebut.Ratusan mahasiswa kemudian berkumpul di halaman gedung rektorat UINSA. Sejumlah ban bekas ditumpuk dan dibakar di depan gedung rektorat. Massa juga memasang garis berwarna kuning mengelilingi halaman rektorat.Sebagian mahasiswa menggeber sepeda motor di halaman gedung rektorat. Poster-poster berisi tuntutan juga ditempel di pintu masuk gedung. Salah satunya bertuliskan, "Jangan paksa kami diam, saat hidup kami kalian permainkan."Sejumlah mahasiswa lainnya berkumpul di dalam gedung rektorat. Mereka bergantian berorasi menyampaikan aspirasi.Ratusan mahasiswa menggelar demo di UINSA Surabaya, Senin (21/9/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparanPerwakilan mahasiswa UINSA, Koko Prakoso, mengatakan penyegelan gerbang utama merupakan bentuk ultimatum kepada Rektor UINSA."Hari ini ya kami benar-benar menggertak ya dengan salah satu caranya dengan menyegel pintu utama," kata Koko saat ditemui di lokasi, Senin (21/9).Koko mengatakan aktivitas perkuliahan di UINSA masih berlangsung. Menurut dia, mahasiswa dan dosen masih dapat menggunakan gerbang dosen untuk masuk ke area kampus."Ya tapi untuk perkuliahan jika memang masih ada perkuliahan itu ada satu pintu masuk kecil itu gerbang dosen yang di sana. Jika dosen dan mahasiswa ingin masuk ya bisalah sana," ujarnya.Dia mengatakan penyegelan gerbang utama dilakukan karena tuntutan mahasiswa selama beberapa hari belum mendapat respons dari rektor.Ratusan mahasiswa menggelar demo di UINSA Surabaya, Senin (21/9/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan"Untuk pintu masuk depan kami segel dan ini sudah termasuk ancaman keras bagi kami, ya. Karena sudah dua hari ini yang hari ketiga tidak digubris sama sekali oleh Rektor, Prof. Muzakki sendiri," kata Koko.Koko juga menyebut sejumlah persoalan yang menurut mahasiswa perlu mendapat penjelasan dari pihak kampus. Salah satunya terkait dugaan kasus korupsi di lingkungan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur yang disebutnya tengah diselidiki aparat penegak hukum."Banyak kejanggalan, banyak kasus-kasus ya yang sama-sama kita tahu itu korupsi Kopertais, ya, sampai sekian miliar totalnya. Dan dari Kejati sebenarnya sudah ada tindak, nah itu hal-hal seperti itu kenapa masih memimpin," ujarnya.Selain itu, mahasiswa mempersoalkan pembangunan perpustakaan yang disebut mangkrak, besaran UKT, serta penerimaan mahasiswa baru yang dinilai tidak sebanding dengan ketersediaan fasilitas kampus."Contohnya perpustakaan yang mangkrak, UKT yang makin mencekik mahasiswa, ya, penambahan kuantitas mahasiswa padahal fasilitasnya tidak mencukupi. Banyak sebenarnya," kata Koko.Atas sejumlah persoalan tersebut, mahasiswa meminta Muzakki mundur dari jabatan Rektor UINSA."Untuk yang kami tuju Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Prof. Muzakki, sadar. Mahasiswa di sini sudah beberapa kali meminta untuk Anda sadar, ya. Temui mahasiswa atau segera lepas jabatan," kata dia.kumparan telah mencoba mengonfirmasi tuntutan mahasiswa tersebut, namun belum ada jawaban dari pihak kampus.