Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026). Foto: Widya Islamiati/kumparanMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengusulkan agar simpanan masyarakat di koperasi juga mendapatkan jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).Usulan tersebut disampaikan Airlangga dalam agenda Opening Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia & Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (24/9).“Tadi kita bicara bagaimana kalau kita membantu UMKM dan koperasi. Bisa tidak simpanan masyarakat di koperasi dijamin juga sama LPS,” kata Airlangga.Airlangga menilai terdapat perbedaan perlindungan antara masyarakat yang menyimpan dana di perbankan dan di koperasi. Simpanan nasabah di perbankan mendapatkan jaminan LPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara simpanan anggota koperasi belum memperoleh skema penjaminan serupa. Ia juga meminta dukungan Komisi XI DPR RI untuk membahas aturan tersebut.“Ini PR-nya saya pikir gampang, Pak Anggito. Kita tugaskan saja Pak Misbakhun (Ketua Komisi XI DPR RI), termasuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan. Masak kita masyarakat menaruh deposito di perbankan dijamin tetapi kalau taruh di koperasi tidak dijamin,” ujar Airlangga.Airlangga juga menyinggung kondisi keuangan di LPS yang cukup besar. Menurutnya, nilai simpanan di koperasi juga tidak terlalu besar, sehingga skema penjaminan tersebut dinilai dapat diatur.Airlangga menuturkan ketentuan mengenai penjaminan tersebut pada dasarnya sudah tercantum dalam UU. Karena itu, menurutnya, pemerintah tinggal menyiapkan aturan pelaksana atau implementing regulation agar ketentuan tersebut dapat diterapkan.“Di dalam undang-undang sudah ada. Tinggal sekarang implementing regulation-nya seperti apa. Tadi saya minta dengan Komisi XI juga untuk bisa mengatur, karena sebetulnya jumlah dari koperasi kan tidak terlalu besar, sehingga dengan demikian mereka juga nyaman untuk menyimpan uang di koperasi,” kata Airlangga.