Seskab Teddy Penuhi Harapan Gonzales, Fasilitasi Pemeriksaan Keluhan Mata

Wait 5 sec.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya fasilitasi pemeriksaan kesehatan dan keluhan mata bagi Rizki Saputra Gonzales di Jakarta, setelah sebelumnya bertemu di Sekolah Rakyat PPI Curug, Tangerang, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. KemensosHarapan Rizki Saputra Gonzales, 14 tahun, untuk mendapatkan pemeriksaan atas keluhan pada matanya akhirnya terpenuhi. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi Gonzales setelah keduanya bertemu di Sekolah Rakyat PPI Curug, Tangerang, pada 8 Agustus 2026.Saat pertemuan tersebut, Gonzales sempat menyampaikan kondisinya kepada Seskab Teddy. Perhatian itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan terhadap kondisi matanya.Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, tindak lanjut tersebut menunjukkan bahwa perhatian kepada anak-anak Sekolah Rakyat tidak berhenti pada pertemuan dan percakapan.“Pak Seskab mendengar apa yang disampaikan Gonzales, termasuk keluhan mengenai matanya. Alhamdulillah sekarang sudah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan. Ini bentuk kepedulian yang nyata,” kata Gus Ipul.Menurut Gus Ipul, Gonzales hanyalah salah satu contoh. Dalam berbagai kesempatan, Seskab Teddy juga memberikan perhatian dan bantuan secara langsung kepada siswa-siswa Sekolah Rakyat lainnya yang memiliki kebutuhan berbeda-beda.“Gonzales ini salah satu contoh. Pak Seskab selama ini juga memberikan perhatian langsung kepada anak-anak Sekolah Rakyat lainnya. Ketika ada kebutuhan yang bisa dibantu, beliau ikut mencarikan jalan keluarnya. Jadi bukan hanya datang dan bertemu, tetapi ada tindak lanjut,” ujar Gus Ipul.Saat ini Gonzales tengah mengikuti pembelajaran kesetaraan sekaligus menjalani proses rehabilitasi di Sentra Handayani Kementerian Sosial. Proses tersebut menjadi bagian dari persiapan sebelum nantinya Gonzales mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.Menurut Gus Ipul, tidak semua anak harus langsung masuk ke Sekolah Rakyat. Setiap anak terlebih dahulu menjalani asesmen untuk melihat kondisi dan kebutuhannya.“Anak-anak ini datang dengan latar belakang dan kondisi yang berbeda. Ada yang bisa langsung mengikuti pendidikan, ada yang perlu direhabilitasi dan didampingi lebih dulu, termasuk dari sisi psikologis. Setelah siap, baru kita arahkan masuk Sekolah Rakyat,” ujarnya.Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat bukan sekadar menyediakan ruang kelas, tetapi memastikan setiap anak siap secara fisik, psikologis, sosial, dan akademik untuk menjalani pendidikan.Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya fasilitasi pemeriksaan kesehatan dan keluhan mata bagi Rizki Saputra Gonzales di Jakarta, setelah sebelumnya bertemu di Sekolah Rakyat PPI Curug, Tangerang, Selasa (22/9/2026). Foto: Dok. Kemensos“Kita tidak ingin sekadar memasukkan anak ke sekolah. Kalau perlu dipulihkan dulu, kita pulihkan. Kalau ada masalah kesehatan, kita tangani. Kalau perlu pendampingan psikologis, kita dampingi. Setelah siap, mereka bisa belajar dan mengejar cita-citanya dengan lebih baik,” katanya.Gus Ipul pun menyampaikan terima kasih kepada Seskab Teddy atas perhatian yang diberikan kepada Gonzales maupun anak-anak Sekolah Rakyat lainnya.“Terima kasih Pak Seskab Teddy. Dari pertemuan sederhana di Curug, apa yang menjadi harapan Gonzales benar-benar ditindaklanjuti. Dan perhatian seperti ini juga dirasakan anak-anak Sekolah Rakyat lainnya. Kepedulian menjadi berarti ketika tidak berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan dalam tindakan,” pungkas Gus Ipul.Kementerian Sosial berharap Gonzales dapat menjalani seluruh proses pemeriksaan, rehabilitasi, dan pembelajaran dengan baik sehingga nantinya siap mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat dan terus melangkah mengejar cita-citanya.