Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiyaunit komando operasional tertinggi Republik Islam tersebut memperingatkan bahwa negara itu akan melancarkan pukulan yang jauh lebih keras, menghancurkan, dan tak terduga terhadap pihak agresor sebagai tanggapan atas ancaman terbaru dari presiden AS.