Penting untuk memahami batas pinjaman sesuai dengan kemampuan gaji bulanan. Foto: dok. Istimewa.Ada kalanya pengeluaran datang di waktu yang tidak terduga. Saat kebutuhan lagi banyak, sementara gaji masih harus menunggu tanggalnya, pinjaman bisa jadi salah satu opsi untuk membantu menutup kebutuhan tersebut.Apalagi, sekarang pengajuan pinjaman online bisa dilakukan dengan mudah lewat aplikasi. Namun, sebelum buru-buru mengajukan pinjaman, ada baiknya hitung dulu kemampuan bayar supaya cicilan tetap aman dan gaji bulanan tak cuma numpang lewat untuk membayar tagihan. Kondisi keuangan pun tetap terjaga.Lantas, bagaimana cara menentukan batas pinjaman yang sesuai dengan kemampuan gaji bulanan? Yuk, cari tahu cara menghitungnya berikut ini.1. Pakai Rumus Ideal Debt Service Ratio (DSR) 30 PersenSalah satu patokan yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan membayar utang adalah Debt Service Ratio (DSR). Secara sederhana, DSR membantu melihat seberapa besar porsi penghasilan yang digunakan untuk membayar cicilan setiap bulan.Patokan yang umum digunakan adalah menjaga total cicilan bulanan di bawah 30 persen dari gaji bersih.Contohnya, jika gaji bulanan kamu sebesar Rp5 juta, maka total cicilan idealnya tidak lebih dari Rp1,5 juta per bulan. Perhitungan ini mencakup berbagai cicilan yang sedang berjalan, mulai dari cicilan gadget, kebutuhan rumah tangga, hingga pinjaman lainnya.Dengan menjaga cicilan tetap dalam batas tersebut, porsi penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari dan keperluan lainnya masih bisa lebih leluasa. Sebaliknya, jika cicilan sudah melewati batas tersebut, pos kebutuhan pokok berpotensi ikut terpangkas.2. Pahami Bedanya Utang Produktif dan KonsumtifBatas aman cicilan sebenarnya juga perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan dana. Pinjaman untuk kebutuhan produktif misalnya membeli laptop kerja yang dapat menunjang pekerjaan freelance dan berpotensi menambah penghasilan, memiliki pertimbangan yang berbeda dibandingkan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif.Sementara itu, jika pinjaman digunakan untuk kebutuhan konsumtif atau sekadar hiburan, sebaiknya porsi cicilan ditekan jauh di bawah angka 30 persen. Dengan begitu, cicilan tidak menjadi beban tambahan yang mengganggu kondisi keuangan pada bulan-bulan berikutnya.Intinya, sebelum mengambil pinjaman, pastikan terlebih dahulu tujuan penggunaannya dan apakah cicilan tersebut masih sesuai dengan kemampuan finansial.3. Pilih Platform dengan Simulasi yang TransparanPerhitungan kemampuan finansial bisa menjadi berantakan jika biaya pinjaman tidak dipahami sejak awal. Karena itu, penting untuk memilih layanan pinjaman yang memberikan informasi biaya secara transparan.Pastikan layanan yang digunakan merupakan platform resmi dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Platform yang legal akan memberikan informasi mengenai bunga, biaya admin, hingga total tagihan secara jelas sebelum transaksi dilakukan.Dengan begitu, kamu bisa mengetahui berapa jumlah yang harus dibayar dan memperhitungkannya ke dalam anggaran bulanan. Tidak ada cerita baru mengetahui besaran tagihan setelah transaksi dilakukan.Atur Keuangan Lebih Tenang Bareng KredivoBuat kamu yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengatur anggaran harian maupun bulanan, Kredivo bisa menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan.Pendaftarannya dilakukan 100 persen secara digital tanpa perlu survei rumah. Syarat utamanya juga cukup sederhana, yakni Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18-60 tahun dan memiliki penghasilan minimal Rp3 juta per bulan.Melalui Kredivo, pengguna dapat memilih tenor sesuai dengan kemampuan finansial, mulai dari pembayaran dalam 30 hari dengan 0 persen bunga dan admin, hingga pilihan cicilan 3, 6, 12, dan 24 bulan dengan bunga transparan mulai dari 1,99 persen per bulan.Rincian tagihan juga dapat dilihat melalui aplikasi sebelum transaksi dilakukan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memperhitungkan kembali besaran cicilan dan melihat apakah nominal tersebut masih sesuai dengan batas DSR yang dimiliki.Selain memperhitungkan cicilan, memahami cara menjaga arus kas tetap sehat juga penting sebelum memutuskan untuk menambah kewajiban baru. Sisihkan waktu untuk membaca dan menambah wawasan seputar keuangan seimbang agar finansial tetap terjaga.Pada akhirnya, memanfaatkan teknologi finansial memang bisa memberikan kemudahan dalam mengatur kebutuhan dan cash flow. Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan perhitungan yang matang.Sebelum mengajukan pinjaman online, pastikan cicilan masih sesuai dengan porsi gaji, pahami seluruh biaya yang dikenakan, dan gunakan layanan dari platform yang terpercaya seperti Kredivo. Dengan begitu, kebutuhan bisa tetap terpenuhi tanpa membuat tagihan menjadi beban di kemudian hari.