Guruh Soekarnoputra (tengah) di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (20/2). Foto: Nugroho Sejati/kumparanGuruh Soekarnoputra dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (26/9). Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto."Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta," ujar Hasto dalam keterangannya, Sabtu (26/9).Guruh sendiri merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Sukarno dan Fatmawati. Ia juga merupakan adik kandung Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.Guruh memiliki nama lengkap Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra. Ia lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Guruh menempuh pendidikan di SD dan SMP Perguruan Cikini. Lalu, ia bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta tahun 1967-1970.Pada tingkat pendidikan tinggi, Guruh pernah berkuliah di jurusan Arkeologi selama tiga tahun (1971-1974) di Universitas Amsterdam, Belanda, namun tidak selesai.Ia kemudian berkuliah S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) tahun 2005-2008 dan meraih gelar Sarjana Administrasi Publik. Ia meraih gelar Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia tahun 2010.Kemudian, pada tahun 2012, ia meraih gelar Magister Sains Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik.Punya Band PeloporGuruh Soekarnoputra memberikan klarifikasi soal rumahnya jelang disita PN Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2023). Foto: Haya Syahira/kumparanGuruh dikenal sebagai seorang seniman yang aktif di dunia tari tradisional dan musik. Ketika remaja, pada 1965, Guruh membentuk grup musik The Beat-G.Pada 1975, Guruh bersama sejumlah musisi membuat band bernama Guruh Gipsy. Band ini pun dinilai sebagai salah satu pelopor musik rock progresif di Indonesia. Band itu memulai kiprahnya dengan merilis album bertajuk Guruh Gipsy.Guruh juga membentuk grup musik lainnya bernama Gank Pegangsaan bersama Chrisye, Keenan Nasution, Abadi Soesman, dan Roni Harahap. Guruh kemudian mendirikan Swara Mahardhika pada 27 Maret 1977. Menjadi Politikus dan Anggota DPRDi tengah kiprahnya sebagai seniman, Guruh kemudian terjun ke dunia politik.Guruh pernah menjadi anggota DPR melalui PDI pada periode 1992-1997. Setelah era Reformasi, ia kembali terpilih sebagai anggota DPR dari PDIP.Guruh tercatat menjadi anggota DPR periode 1999-2004 dan 2004-2009 dari daerah pemilihan Jawa Timur VI. Pada periode 2009-2014 dan 2014-2019, ia terpilih dari Jawa Timur I. Ia kemudian kembali terpilih dari Jawa Timur VI untuk periode 2019-2024.