Bandung Rayakan Hari Jadi Ke-216, Farhan Angkat Pesan Solidaritas-Toleransi

Wait 5 sec.

Suasana pada upacara peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-216 di Balai Kota Bandung, Jumat (25/9/2026). Foto: Abisatya/kumparanWali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya semangat keterbukaan, toleransi, dan solidaritas dalam membangun Kota Bandung. Hal itu disampaikannya usai upacara peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216 di Balai Kota Bandung, Jumat (25/9).Farhan mengatakan, peringatan HJKB tahun ini mengangkat tema “Solidarity in Harmony”. Menurutnya, tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga membawa pesan mengenai karakter Kota Bandung yang terbuka dan inklusif.“Solidarity in Harmony ini juga membawa sebuah pesan bahwa Kota Bandung adalah kota dengan keterbukaan dan inklusivitas yang tinggi,” kata Farhan.Ia menjelaskan, pemilihan tema tersebut juga berkaitan dengan sejarah Kota Bandung di kancah internasional. Bandung memiliki catatan penting sejak 1955 ketika menjadi lokasi penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika yang mempertemukan 29 negara Asia dan Afrika.“Tujuannya untuk mengangkat dan mengingatkan kembali betapa peran Kota Bandung di kancah dunia internasional yang dibangun sejak tahun 1955, sebagai kota diselenggarakannya sebuah multilateral international event yang menunjukkan solidaritas di antara 29 negara Asia dan Afrika,” ujarnya.Suasana pada upacara peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-216 di Balai Kota Bandung, Jumat (25/9/2026). Foto: Abisatya/kumparanFarhan menilai semangat solidaritas tersebut perlu terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat Kota Bandung. Ia berharap warga dapat menjaga keterbukaan, toleransi, serta membangun kebersamaan dalam menjalankan berbagai aktivitas di kota.“Tidak hanya sekadar sebuah slogan, tapi juga ini sebuah upaya, sebuah niat dari warga Kota Bandung untuk menjadi warga yang selalu terbuka, penuh toleransi, dan juga penuh dengan solidaritas, tetapi selalu berada dalam sebuah keharmonisan pergerakan bersama, berjuang bersama, menikmati hasil bersama,” tuturnya.Menurut Farhan, semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah melibatkan seluruh pihak dalam pembangunan Kota Bandung.“Dan juga tentu saja ini merupakan bagian dari upaya kita untuk melibatkan semua pihak dalam membangun Kota Bandung,” katanya.Suasana pada upacara peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke-216 di Balai Kota Bandung, Jumat (25/9/2026). Foto: Abisatya/kumparanLebih lanjut, Farhan mengatakan salah satu hal yang menjadi perhatian dalam momentum HJKB ke-216 adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Bandung. Ia menyebut SDM yang unggul perlu diiringi dengan sinkronisasi langkah antara berbagai pihak.“Saya kira dalam hal ini sorotan kita adalah sumber daya manusia Kota Bandung yang memang unggul dan bagaimana kita bisa selalu melakukan sinkronisasi dalam keharmonisan langkah,” ujar Farhan.Sinkronisasi tersebut, lanjut Farhan, tidak hanya diperlukan antara Pemerintah Kota Bandung dengan masyarakat, tetapi juga dengan pemerintah di tingkat provinsi dan nasional.“Tidak hanya langkah antara Pemerintah Kota Bandung dengan warga Bandung, tetapi juga warga Bandung dengan kepemimpinan nasional dan kepemimpinan provinsi, di bawah kepemimpinan Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden,” katanya.Farhan menambahkan, keterhubungan antara pemerintah daerah dengan pemerintah provinsi dan pusat dinilai memiliki nilai penting dalam pembangunan Kota Bandung.“Tentu saja hal ini juga memberikan nilai yang sangat tinggi bagi kami semuanya,” ucapnya.