Kegiatan Bakti BCA, Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang, di SMPN 285 Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparanPT Bank Central Asia (BCA) Tbk melalui inisiatif Bakti BCA membantu para pelajar mendapatkan kacamata untuk mendukung kesehatan mata dan proses belajar. Bantuan ini menjadi bagian dari program bertajuk “Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang” yang juga mencakup pemeriksaan dan deteksi dini gangguan penglihatan siswa.Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono, menyatakan inisiatif ini dilakukan setelah Bakti Kesehatan BCA memeriksa mata sekitar 3.503 pelajar di 16 sekolah di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Dari pemeriksaan tersebut, sekitar sepertiga siswa mengalami gangguan kesehatan mata.“Kemudian muncul inisiatif bagaimana kita memberikan bantuan terkait [masalah mata] dengan kacamata, karena itu menjadi jendela dunia kita,” ucap Widodo dalam kegiatan "Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang" di SMPN 285 Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9).Menurut Widodo, kesehatan mata memiliki peran penting dalam proses anak menyerap pengetahuan. Penglihatan yang baik dinilai dapat membantu pelajar mengikuti kegiatan belajar dengan lebih optimal, sehingga turut mendukung pencapaian prestasi.“Dari mata itu kemudian akan menjadikan kita memperoleh pengetahuan dan akhirnya kita berprestasi di sana,” kata Widodo.Kegiatan Bakti BCA, Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang, di SMPN 285 Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparanIa mengatakan, program pemberian kacamata dan edukasi kesehatan ini berpotensi terus berlanjut hingga tahun depan. Widodo menilai kesehatan mata anak-anak dan generasi muda perlu terus mendapat perhatian, agar gangguan penglihatan tidak menghambat proses belajar.“Ini sudah bulan September mau Oktober ya. Kita tarik napas dulu nanti untuk tahun depan kita berkelanjutan. Tapi intinya kita ini punya harapan bahwa anak-anak muda, anak-anak Gen Z jangan sampai kemudian punya gangguan terhadap mata,” tutur Widodo.Berdasarkan data Bakti BCA, pemeriksaan kesehatan mata pada 2026 telah dilakukan terhadap 3.503 pelajar di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu. Dari jumlah itu, 1.000 pelajar yang mengalami gangguan mata mendapatkan bantuan berupa kacamata korektif dan vitamin mata.Di Jakarta Utara, pemeriksaan dilakukan terhadap 2.886 pelajar, dengan 877 pelajar di antaranya terdeteksi mengalami gangguan mata. Sementara di Kepulauan Seribu, terdapat 617 pelajar yang menjalani pemeriksaan dan 123 pelajar diketahui mengalami gangguan penglihatan.Kegiatan Bakti BCA, Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang, di SMPN 285 Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jumat (25/9/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan