Toyota Mau Bikin Mobil REEV, Mulai Diproduksi 2027

Wait 5 sec.

GAC Toyota bZ3X. Foto: Dok. CarscoopsToyota terus menambah pilihan mobil elektrifikasinya dari tahun ke tahun. Belum lama ini, merek Jepang tersebut akan meluncurkan Hilux bertenaga hidrogen pada tahun 2028. Satu jenis penggerak lagi kini mulai digarap, yakni Range-Extended Electric Vehicle (REEV).Dari laporan Carscoops, Toyota akan memproduksi mobil REEV pertamanya pada tahun 2027. Nama modelnya sendiri belum diumumkan dan mobilnya hanya dibuat khusus untuk pasar China serta belum dijual ke negara lain.Musababnya, teknologi REEV sedang laris manis di Negeri Tirai Bambu. Banyak konsumen di sana yang membelinya karena masih ragu menggunakan mobil listrik murni (BEV).GAC Toyota bZ3X. Foto: Dok. CarscoopsMobil berteknologi REEV punya tangki bensin sehingga pengendara tidak perlu mencari tempat pengisian daya saat bepergian jauh. Daya jelajahnya pun panjang, sering tembus lebih dari seribu kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.Toyota disebut ingin membuat sekitar 200 ribu unit REEV sepanjang 2027. Jumlahnya ditambah jadi 400 ribu unit per tahun pada 2028.Angka itu terbilang besar kalau dibandingkan penjualan mobil listrik Toyota. Sepanjang tahun 2025, Toyota membukukan penjualan 200 ribu EV dan 180 ribu PHEV secara global, sementara HEV laku sebanyak 4,43 juta unit.Sampai saat ini, belum ada informasi resmi apakah REEV ini bakal jadi versi baru dari mobil yang sudah ada. Lini mobil setrum Toyota di China sekarang terdiri dari sedan bZ3 dan bZ7, SUV bZ3X, crossover bZ4X, dan bZ5.GAC Toyota b27. Foto: Dok. CarscoopsPeluang yang paling mungkin kebagian versi REEV adalah model bZ3X. Alasannya karena mobil kembaran bZ3X, GAC Aion V sudah lebih dulu punya versi REEV dengan mesin 1.5 liter.Adapun, cara kerja REEV sebenarnya sederhana. Roda diputar oleh motor listrik, sedangkan mesin bensin bertugas mengisi baterai. Jadi mesin itu tidak pernah menggerakkan roda sama sekali. Pada mobil hybrid, mesin bensin tersambung langsung ke roda dan ikut mendorong mobil berjalan.Toyota sendiri belum tentu membawa teknologi ini ke luar China, sebab penjualan mobil hibridanya masih sangat laris di banyak negara. Langkah ini membuat Toyota menyusul merek-merek China yang sudah lebih dulu jualan mobil REEV, salah satunya iCar dengan V27 yang juga sudah diperkenalkan di Indonesia.