BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kontrak impor minyak mentah dari Rusia telah berjalan dan berpotensi meningkatkan volume pasokan ke Indonesia."Kontrak sudah dilakukan oleh Lemigas dan BLU Kementerian ESDM. Untuk detail teknis dan volumenya, akan kami tinjau kembali," ujar Bahlil di Jakarta, Kamis.Bahlil menegaskan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut kesepakatan pemerintah Indonesia dan Rusia yang dibangun melalui komunikasi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin.Sebelumnya, Kementerian ESDM memastikan Indonesia tetap melanjutkan impor minyak mentah dari Rusia meski jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka. Impor itu menjadi bagian dari komitmen pembelian 150 juta barel minyak Rusia yang akan direalisasikan secara bertahap hingga akhir 2026.Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, mengatakan Rusia masih menunggu rincian kebutuhan Indonesia, termasuk jenis minyak, volume pembelian, pelabuhan tujuan, dan mekanisme pembayaran sebelum kerja sama direalisasikan sepenuhnya. (*)