Bahlil Siapkan Tiga Strategi Dongkrak Produksi Minyak Nasional

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah terus meningkatkan produksi minyak mentah dalam negeri untuk mengurangi impor.Dalam Seminar Nasional Kajian Tengah Tahun INDEF 2026 di Jakarta, Bahlil menyebut pemerintah akan menjalankan tiga strategi utama, yakni mengoptimalkan teknologi produksi, mengaktifkan kembali proyek Plan of Development (PoD) yang tertunda, dan mempercepat eksplorasi migas.Bahlil menjelaskan Indonesia pernah memproduksi lebih dari 1,6 juta barel minyak per hari pada 1996–1997. Namun, lifting minyak pada 2025 hanya sekitar 605 ribu–610 ribu barel per hari, sementara kebutuhan nasional mencapai 1,6 juta barel per hari. Kondisi ini membuat Indonesia masih mengimpor sekitar 1,1 juta barel minyak setiap hari.Menurut Bahlil, banyak sumur minyak yang sudah tua sehingga produksinya terus menurun. Karena itu, pemerintah mendorong eksplorasi baru untuk menambah cadangan migas nasional.Saat ini, pemerintah telah menyiapkan sekitar 120 potensi wilayah yang memasuki proses tender eksplorasi guna meningkatkan produksi minyak dan memperkuat ketahanan energi nasional. (*)