Cerita Pemilik Rumah Ambruk di Benhil: Sebelum Longsor Ada Pengerukan Kali

Wait 5 sec.

Kondisi terkini pasca longsor di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparanTanah longsor yang terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Jumat (26/6) berdampak pada salah satu rumah warga yang mengalami ambruk. Rumah tersebut milik seorang pria bernama Ali Nugroho.Ali menceritakan, sebelum terjadinya tanah longsor sempat dilakukan pengerukan tanah pada seminggu sebelumnya yang mengakibatkan tanah melebar sedikit demi sedikit.“Ini pertama terjadinya ini setelah ada pengerukan kali atau normalisasi sungai ya, gitu. Di tanggal 19, itu ada pengerukan terlalu mepet ke tanggul. Jadi di tanggal selanjutnya itu pagi terjadi longsor sedikit. Saya perhatiin kok ini lama-lama melebar” ujar Ali saat diwawancarai oleh kumparan, Sabtu (27/6).Kondisi terkini pasca longsor di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparanAli menambahkan, pergeseran tanah yang terjadi pada Jumat (19/6) juga diperparah dengan terjadi hujan selama dua hari berturut turut.“Proses nya itu dari tanggal hari Jumat kemarin ya tanggal 19 itu, itu makin hari tuh makin lebar retakannya itu. Iya sampai hari kemarin ambruk ya itu makanya makin lebar. Ditambah lagi ada hujan dua hari berturut-turut sama kemarin hujan seharian hari Kamis dari siang itu, ngaruh juga soalnya” katanya.Ali mengungkapkan, kejadian itu terjadi sejak pukul 05.48 WIB. Setelahnya, Ali membuat laporan ke pihak kepolisian dan sudah ditangani lebih lanjut.“Longsornya di 05.48 pagi. Kita sudah buat laporan ke Polsek dan alhamdulillah malamnya sudah rilis semua,” tuturnya.Sebelum kejadian, Ali juga sempat melaporkan kepada pihak yang melakukan pengerukan untuk menghentikan sementara kegiatan pengerukan karena retakan yang semakin parah.“Sudah ada kasih konfirmasi ke operator ekskavatornya tolong dihentikan. Misalnya iya, dari pihak sana juga sudah lihat, oh sepertinya ini ada apa nih, retakannya ini tolong dihentikan dulu iya. Takutnya longsor lebih parah itu aja,” ujarnya.Kondisi terkini pasca longsor di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparanSebelumnya, tanah longsor terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 05.30 WIB.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengatakan longsor yang terjadi di Jalan Administrasi Negara I, RT 01/RW 07, Kelurahan Bendungan Hilir diduga akibat abrasi di bantaran kali.“Dugaan penyebab kejadian adalah abrasi di bantaran Kali Banjir Kanal Barat (BKB),” kata Marulitua dalam keterangannya yang diterima kumparan, Jumat (26/6).