BorneoFlash.com, JAKARTA - Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengambil pelajaran berharga dari kegagalannya mengeksekusi penalti saat menghadapi Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa dini hari WIB.Messi gagal memanfaatkan peluang dari titik putih pada menit ke-9 setelah tendangannya melenceng. Namun, ia bangkit dan membalas kegagalan tersebut dengan mencetak dua gol pada menit ke-38 dan 90+5. Gol-gol itu memastikan kemenangan Argentina 2-0 atas Austria."Hari ini memang ada penalti yang gagal, tetapi mungkin saya tidak akan mencetak gol-gol lainnya jika penalti itu masuk," ujar Messi seperti dikutip dari laman resmi FIFA.Messi melanjutkan performa gemilangnya setelah mencetak hattrick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka. Dua gol ke gawang Austria membuatnya menambah koleksi gol menjadi 18 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia.Catatan tersebut mengantarkan Messi menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rekor milik Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol.Messi juga memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi lima gol. Ia unggul satu gol atas Kylian Mbappe dan Erling Haaland yang sama-sama mengoleksi empat gol."Saya benar-benar tidak tahu. Saya bahkan tidak terlalu mengingat semuanya. Saya lelah, energi saya hampir habis, dan sulit berpikir jernih. Saya hanya ingin menikmati momen ini dan merayakannya bersama rekan-rekan setim," kata Messi saat ditanya mengenai gol terbaiknya di Piala Dunia.Messi kini telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan menyamai rekor penampilan terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Ia juga mencetak gol dalam lima edisi berbeda sejak membukukan gol pertamanya saat menghadapi Serbia dan Montenegro pada Piala Dunia 2006.Messi mengantarkan Argentina ke babak 32 besar lewat penampilan gemilangnya. Tim berjuluk La Albiceleste itu memuncaki klasemen Grup J dengan enam poin dari dua pertandingan.Argentina menyusul Meksiko, Amerika Serikat, dan Jerman yang lebih dulu memastikan tiket ke fase gugur. Setelah itu, Prancis dan Norwegia juga mengamankan tempat di babak 32 besar. (*)