Aktris AS Anne Hathaway menghadiri Academy Awards ke-98 di Dolby Theatre di Hollywood, California pada 15 Maret 2026. Foto: Angela Weiss / AFPKabar bahagia datang dari aktris Hollywood, Anne Hathaway. Di usia 43 tahun, ia mengumumkan kehamilan anak ketiganya melalui unggahan baby bump di media sosial yang langsung disambut antusias para penggemarnya.Kehamilan di usia 40 tahun ke atas memang semakin sering terjadi, Moms. Meski begitu, usia ibu yang lebih matang kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kehamilan sehingga membutuhkan perhatian dan pemantauan yang lebih optimal sejak masa perencanaan hingga persalinan.Kunci Menjalani Kehamilan Sehat di Usia 40 Tahun ke AtasIlustrasi Test Pack Tunjukkan Hasil Positif Hamil. Foto: ShutterstockDokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, Sp.OG, menjelaskan bahwa kehamilan di usia 40-an tetap memungkinkan dijalani dengan sehat asalkan ibu mempersiapkan kondisi tubuh dengan baik.Menurut dr. Andrew, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:1. Melakukan olahraga rutin2. Mengoptimalkan asupan gizi3. Memenuhi kebutuhan asam folat4. Mencukupi vitamin dan mineral penting lainnya5. Menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa kehamilan."Dengan persiapan fisik yang baik, olahraga dan gizi yang optimal, terutama mikronutrisi seperti asam folat dan vitamin mineral lainnya sejak 3 bulan sebelum hamil, kehamilan di usia 40-an tahun tentu masih memungkinkan," ujar dr. Andrew kepada kumparanMOM beberapa waktu lalu.Selain itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin juga menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Tujuannya untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi kemungkinan komplikasi sejak dini.Pentingnya Pemeriksaan Tambahan Selama KehamilanIlustrasi foto USG Foto: Shutter StockPada kehamilan usia 40 tahun ke atas, dokter biasanya merekomendasikan beberapa pemeriksaan tambahan untuk memastikan tumbuh kembang janin berjalan optimal.Beberapa di antaranya adalah pemeriksaan Non-Invasive Prenatal Testing (NIPT) dan USG fetomaternal pada trimester kedua.“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau kondisi janin sekaligus membantu mendeteksi risiko kelainan kromosom maupun gangguan pertumbuhan selama kehamilan,” jelas dr. Andrew.Dengan pemantauan yang tepat, ibu dapat memperoleh penanganan lebih cepat apabila ditemukan kondisi tertentu yang memerlukan perhatian khusus.Apakah Masih Bisa Melahirkan Pervaginam di Usia 40-an?Ilustrasi melahirkan. Foto: DC Studio/ShutterstockBanyak ibu bertanya-tanya apakah persalinan pervaginam alias normal masih memungkinkan dilakukan di usia 40 tahun ke atas. Kabar baiknya, persalinan pervaginam tetap bisa menjadi pilihan, Moms.“Namun, keputusan mengenai metode persalinan harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu dan janin menjelang persalinan. Karena itu, ibu perlu rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan, menjaga pola hidup sehat, serta mengoptimalkan asupan nutrisi makro dan mikro bahkan sejak sebelum hamil,” kata dr. Andrew.Dengan persiapan yang matang dan pemantauan yang tepat, kehamilan di usia 40-an tetap berpeluang berjalan sehat hingga proses persalinan, ya, Moms.