Polres Asahan Ungkap Peredaran Narkoba: 4 Orang Ditangkap, 55 Gram Sabu Disita

Wait 5 sec.

Ilustrasi tersangka pelecehan seksual. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparanMantan anggota Polri berinisial BAR (35 tahun) ditangkap polisi karena mengedarkan sabu. Selain ia, polisi juga menangkap tiga orang lainnya terkait kasus narkoba.Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, mengatakan kasus ini terungkap dari informasi masyarakat terkait transaksi narkoba yang terjadi di Jalan Akasia, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Polisi lalu melakukan penyelidikan."Menindaklanjuti informasi tersebut, tim yang bergerak melakukan penyelidikan dan penggerebekan di sebuah rumah yang berada di lokasi dimaksud," kata Revi dalam keterangannya, Rabu (24/6).Dari lokasi penyergapan, polisi mengamankan dua tersangka berinisial RA (35) dan AIK (32). Sebanyak sembilan paket sabu dengan berat 3,77 gram turut diamankan.Revi menuturkan, kedua tersangka itu mengaku sabu didapat dari BAR. Polisi lalu memburunya."Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap BAR (35) di Perumahan Damai Asri, Kecamatan Kisaran Timur," ujar Revi.Barang bukti yang diamankan dari pelaku berinisial BAR sebanyak satu paket sabu seberat dua gram, uang tunai, serta barang bukti lainnya yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam jaringan peredaran narkotika."Diketahui BAR merupakan mantan anggota Polri," ujar Revi.Revi menambahkan, pihak kepolisian juga melakukan pengembangan terhadap pemasok narkoba berinisial KI (34) yang disebut oleh tersangka. KI ditangkap di Jalan Gambas, Kelurahan Siumbut Baru.Dari tersangka KI, ditemukan satu paket sabu seberat 50 gram. Polisi juga menyita satu sepeda motor Scoopy yang digunakan untuk transaksi narkoba."Secara keseluruhan, dalam pengungkapan kasus ini petugas berhasil mengamankan empat tersangka dan menyita barang bukti berupa sabu dengan total berat lebih dari 55 gram," ucap Revi.Kini seluruh tersangka diamankan di Satresnarkoba Polres Asahan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan mereka.