Waspadai TBC. Foto: Studio.51/ShutterstockWakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku terkejut setelah mengetahui Jakarta masuk lima besar provinsi dengan kasus Tuberkulosis (TBC) tertinggi di Indonesia.Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Deklarasi Open Defecation Free (ODF) di RW 12 Kelurahan Tomang, Jakarta Barat, Senin (29/6).Rano mengatakan, informasi itu ia terima saat mengikuti pengarahan dari Presiden Prabowo Subianto mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.“Ketika saya diundang, kita dipanggil oleh Presiden, saya mewakili Bapak Gubernur diundang mendapat arahan dari Bapak Presiden, saya cukup terkejut. Jakarta ini masuk provinsi nomor 5 di antara 8 provinsi yang mempunyai penyakit TBC tertinggi di Indonesia,” kata Rano.Ia menilai tingginya angka TBC di Jakarta erat kaitannya dengan persoalan sanitasi dan kondisi lingkungan permukiman.“Saya jujur saya terkejut. Ternyata maaf, beribu maaf, hampir rata-rata TBC itu berangkat dari keluarga, dari sanitasi, dari lingkungan,” ujarnya.Wakil Gubenur DKI Jakarta Rano Karno di acara open defecation free di RW 12 Kelurahan Tomang, Jakarta Barat, Senin (29/6). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparanRano mengungkapkan, hingga kini masih ada wilayah di Jakarta yang memiliki permukiman padat, minim cahaya matahari, dan sanitasi yang buruk.“Di Jakarta ini ada beberapa wilayah—saya khawatir pun mungkin di sini ada wilayah—yang tidak pernah terkena matahari. Gang sempit, gelap gulita, rumah tanpa jendela, ada di Jakarta,” ucapnya.Menurut dia, kondisi tersebut menjadi alasan mengapa perbaikan sanitasi dan lingkungan harus terus diprioritaskan.“Pelan-pelan mari kita perbaiki,” kata Rano.