BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Balikpapan memilih cara berbeda dalam menyalurkan santunan Hari Lebaran Anak Yatim (Idul Yatama) 10 Muharram 1448 Hijriah. Tidak hanya menyasar anak-anak di panti asuhan, BAZNAS justru turun langsung ke lingkungan permukiman untuk mencari anak yatim yang tinggal bersama keluarganya.Sebanyak sekitar 350 anak yatim menerima santunan masing-masing sebesar Rp500 ribu dalam kegiatan yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada Sabtu (27/6/2026).Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ustadz Abdul Rosyid Bustomi, mengatakan program tersebut sengaja difokuskan kepada anak yatim non-panti karena kelompok ini dinilai sering luput dari perhatian. lihat foto Ketua BAZNAS Kota Balikpapan, Ustadz Abdul Rosyid Bustomi Saat Menyerahkan santunan Hari Lebaran Anak Yatim (Idul Yatama) 10 Muharram 1448 Hijriah, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada Sabtu (27/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri"Kami turun langsung ke RT-RT mencari informasi di mana ada anak yatim yang tinggal bersama keluarganya. Setelah datanya diperoleh, mereka kami undang untuk menerima santunan," ujarnya.Menurut Abdul Rosyid, awalnya BAZNAS menargetkan 300 penerima. Namun setelah pendataan dilakukan hingga ke tingkat lingkungan, jumlah anak yatim yang memenuhi kriteria ternyata lebih banyak sehingga penerima santunan bertambah menjadi sekitar 350 orang.Santunan ini menjadi agenda rutin setiap bulan Muharram sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang telah kehilangan orang tua."Untuk sementara besar santunan yang diberikan Rp500 ribu per anak. Harapan kami, meskipun nilainya tidak besar, bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," katanya.Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud mengapresiasi konsistensi BAZNAS dalam menyalurkan amanah umat melalui berbagai program sosial, termasuk santunan bagi anak yatim.Menurutnya, peringatan 10 Muharram bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan perhatian bagi anak-anak yang membutuhkan."Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat serta memperoleh pendidikan yang layak. Ini juga menjadi bagian dari komitmen Balikpapan sebagai Kota Layak Anak," ujar Rahmad. lihat foto BAZNAS Kota Balikpapan menyalurkan santunan Hari Lebaran Anak Yatim (Idul Yatama) 10 Muharram 1448 Hijriah, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, pada Sabtu (27/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken SulastriIa juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki, donatur, dan masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting agar berbagai program sosial dapat terus berjalan.Rahmad berharap sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kota Balikpapan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat sehingga pengelolaan zakat semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran."Semangat berbagi harus terus menjadi budaya di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat, infak, sedekah, maupun wakaf," tutupnya. (*)