Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. FOTO: ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas menjadi bukti bahwa kinerja kepolisian memberikan dampak positif dan dirasakan langsung oleh masyarakat."Tingginya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kerja keras Polri benar-benar dirasakan masyarakat," kata Sahroni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.Sahroni menilai peningkatan kepercayaan publik tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.Meski demikian, Sahroni mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat Polri cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh jajaran menjadikan hasil survei sebagai motivasi untuk terus memperbaiki pelayanan dan meningkatkan profesionalisme."Jangan lengah dan pertahankan kinerja baik ini. Ke depan harus lebih baik lagi. Jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan kedekatan dengan masyarakat," ujarnya.Sahroni juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan Polri, seperti penanganan kejahatan jalanan, pemberantasan premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital. Menurutnya, Polri harus memberantas berbagai bentuk kejahatan tersebut secara konsisten.Ia optimistis tingkat kepercayaan publik akan terus meningkat apabila Polri konsisten menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat."Yang paling penting, Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kalau itu terus dijaga, saya yakin kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat," kata Sahroni.Survei Persepsi Masyarakat dan Evaluasi Kinerja Polri Triwulan II Tahun 2026 yang dilakukan Litbang Kompas pada 9–18 April 2026 melibatkan 1.200 responden. Hasil survei tersebut dipublikasikan Harian Kompas pada 26 Juni 2026.Survei mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat menjadi 82,4 persen. Citra positif Polri juga naik dari 64,4 persen pada 2025 menjadi 71,5 persen pada 2026. Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian meningkat dari 65,3 persen menjadi 67,6 persen.Selain itu, survei menunjukkan peningkatan penilaian masyarakat terhadap profesionalitas pelayanan Polri. Skor profesionalitas naik dari 7,76 menjadi 8,37 berdasarkan rata-rata indeks terhadap 20 aspek pelayanan yang dirasakan responden, mulai dari pengurusan dokumen kepolisian, pelayanan administrasi, hingga kegiatan pengamanan dan patroli. (*)