BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Program bedah rumah yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Program tersebut dinilai menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Selain bedah 80 rumah yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur, Polda Kaltim juga menyalurkan bantuan berupa pembangunan 34 sumur bor, paket sembako, bantuan untuk rumah ibadah, serta kendaraan operasional bagi pondok pesantren.Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan program tersebut melengkapi upaya pemerintah daerah yang selama ini juga menjalankan program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah."Bedah rumah ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polda Kaltim. Dari pemerintah kota sendiri hampir setiap tahun kami melaksanakan program bedah rumah sekitar 150 unit. Dengan adanya tambahan dari Polda, tentu menjadi kolaborasi yang sangat positif," ujar Bagus, ditemui usai penyerahan kunci rumah kepada warga RT 20 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Senin (29/6/2026).Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan sanitasi dan lingkungan hunian.Bagus berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Bhayangkara, tetapi dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat."Mudah-mudahan ini menjadi pemicu bagi kalangan swasta, lembaga, maupun pihak lainnya untuk ikut berbagi. Bentuk bantuannya bisa berbeda, tetapi tujuannya sama, yaitu memberikan kebahagiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya. lihat foto Penyerahan Kunci Rumah Program Bedah rumah yang digelar Polda Kaltim kepada warga RT 20 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada Senin (29/6/2026). Foto: HO/Humas Pemkot BalikpapanIa juga mengapresiasi rangkaian bakti sosial yang dilaksanakan Polda Kaltim, mulai dari bedah rumah, pembangunan sumur bor, hingga bantuan bagi rumah ibadah dan pondok pesantren."Ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ungkapnya.Pemerintah Kota Balikpapan berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak program sosial yang berdampak langsung bagi warga."Kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam membangun Balikpapan. Harapannya, semakin banyak pihak yang terlibat sehingga manfaatnya semakin luas dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat," tutup Bagus. (*)