Sudah Tak Ada Jemaah di Makkah, Kemenhaj Fokuskan Layanan Haji di Madinah

Wait 5 sec.

Jemaah salat Jumat di Masjidil Haram pada 5 Juni 2026 setelah puncak haji berakhir. Foto: Dok. AlharamainSAProses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah telah selesai pada Senin (22/6). Per Selasa, seluruh layanan operasional haji Indonesia akan terfokus di Madinah.Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan sebanyak 257 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 97.477 jemaah dan 1.028 petugas telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.“Alhamdulillah, pendorongan terakhir jemaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai hari ini. Selanjutnya, layanan operasional akan sepenuhnya terfokus di Madinah hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia,” ujar Ichsan di Jakarta, Senin (22/6).Seiring berakhirnya layanan di Makkah, petugas Daerah Kerja Makkah yang telah menuntaskan tugas pelayanan juga dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Senin malam.Sementara itu, proses pemulangan jemaah terus berlangsung. Sebanyak 367 kloter telah tiba di berbagai debarkasi dengan membawa 142.053 jemaah dan 1.468 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Indonesia mencapai 143.521 orang.Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.Ichsan mengimbau jemaah yang berada di Madinah tetap menjaga kesehatan, tidak memaksakan aktivitas, mencukupi kebutuhan cairan, beristirahat, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan.Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha. Foto: Kemenhaj RISaat beribadah di Masjid Nabawi maupun melakukan ziarah, jemaah juga diminta selalu membawa kartu identitas, mengenali lokasi hotel, dan tidak bepergian seorang diri, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi.Hingga saat ini, Petugas Haji telah membantu penerbitan 165.486 tasreh Raudhah, terdiri atas 54.506 tasreh bagi jemaah pada fase kedatangan dan 110.980 tasreh bagi jemaah pada fase pemulangan.Menjelang kepulangan, jemaah diingatkan memastikan paspor, boarding pass, dan dokumen perjalanan tersimpan aman. Air zamzam juga tidak diperkenankan dibawa dalam koper bagasi maupun tas kabin karena akan dibagikan secara resmi di debarkasi.“Kami berharap nilai kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, dan keikhlasan yang ditempa selama berhaji terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran harus hadir melalui akhlak yang lebih baik dan manfaat yang semakin luas,” pungkas Ichsan.