Konten TikTok: Kata Mantan Istri Pelempar Molotov yang Salah Sasaran di Jakut

Wait 5 sec.

R, mantan istri dari M, pelaku teror molotov di Koja. Foto: Pradya Tirta/kumparan @kumparan Mantan istri pelaku teror bom molotov di Koja, Jakarta Utara, mengaku sudah lama tak berkomunikasi dengan mantan suaminya, M. Menurut perempuan berinisial R itu, komunikasi terakhir mereka terjadi sekitar empat tahun lalu setelah hubungan rumah tangga mereka berakhir. R menduga M masih belum bisa menerima kenyataan bahwa mereka telah bercerai. Ia juga menilai mantan suaminya memiliki sifat arogan. Bahkan, R mengaku pernah beberapa kali mengalami kekerasan saat masih berumah tangga dengan M dan menunjukkan bekas luka di dahinya. "Arogan, apa, enggak nerima kenyataan aja sih," ucap R ditemui kumparan, Selasa (23/6). Sebelumnya, M diduga melempar bom molotov di Jalan Mandiri II, Koja, Jakarta Utara, karena cemburu terhadap pria berinisial U yang disebut sebagai pacar baru R. Namun saat kejadian, U tidak berada di lokasi. Bom molotov yang dilempar justru mengarah ke kerabat U berinisial K. Polisi juga menyebut seorang ibu dan anak yang melintas saat ledakan terjadi sempat terjatuh, tetapi tidak terkena dampak langsung dari serangan tersebut. 📸: Dok. kumparan/Pradya Tirta, Istimewa.⁠ ⁠ Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | molotovkoja | news | videonews | R176 | E164 | V1745 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ suara asli - kumparan - kumparan @kumparan Pelemparan bom molotov di Jalan Mandiri II, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, diduga terjadi akibat salah sasaran. Pelaku berinisial M disebut mengincar U, yang merupakan pacar R, mantan istrinya. Namun, bom molotov justru mengenai Ratna Dewi dan anaknya yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor menuju pasar. Akibat ledakan dan kobaran api, Ratna terjatuh dari motor dan mengalami syok. Ratna mengaku tidak mengetahui alasan dirinya menjadi korban. Ia menyebut motor yang dikendarainya mengalami kerusakan pada bagian dashboard dan bodi, sementara anaknya mengalami luka ringan akibat terjatuh. Ketua RT setempat, Putri, mengatakan warga sempat mendatangi rumah terduga pelaku bernama Medi usai kejadian. Namun, pelaku yang merupakan warga RW 009 tidak berada di rumah saat dicari warga. Sebelumnya, polisi mengungkap ada empat orang yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov tersebut berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, menyebut penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. 📸: Dok. kumparan/Pradya, Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | molotovkoja | news | videonews | R176 | E164 | V175 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparan - kumparan @kumparan Mantan istri punya pacar, cemburu, lempar molotov tapi salah sasaran. Polisi ungkap motif kasus pelemparan molotov di Koja, Jakarta Utara. Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto bilang pelaku berinisial M cemburu karena mantan istrinya, R, punya pacar. Padahal, M sendiri juga sudah punya kekasih baru. Cemburu itu pun menyulut M buat lempar molotov ke pacar R berinisial U. Ternyata, aksi itu salah sasaran. Yang disasar molotov dalam video yang beredar adalah paman dari U. Pemotor perempuan yang lewat, yang ngeboncengin seorang anak, turut terdampak. Mereka jatuh, motornya pun rusak. Ada 4 pelaku diidentifikasi polisi, termasuk M sebagai pelaku utama. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: focus | molotovkoja | news | svl | R158 | E164 | E103 | V179 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan ♬ original sound - kumparan - kumparan