jatim.jpnn.com, BANGKALAN - Presiden Prabowo Subianto meminta dukungan Nahdlatul Ulama (NU) untuk membenahi kebocoran kekayaan negara yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurutnya, kebocoran tersebut menjadi salah satu penyebab rakyat belum sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.