SMA Taruna Nusantara IKN Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Jantung Nusantara

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, NUSANTARA – SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin siap menyambut tahun ajaran 2026/2027. Persiapan operasional sekolah terus dimatangkan, ditandai dengan kedatangan para pamong ke Nusantara pada Senin (22/6/2026).Di lingkungan SMA Taruna Nusantara, pamong merupakan tenaga pendidik, pengasuh, serta personel pendukung yang berperan dalam proses pembelajaran, pembinaan karakter, dan operasional sekolah berasrama.Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan, mengatakan kehadiran para pamong menjadi tahapan penting menjelang dimulainya aktivitas pendidikan di kampus yang berada di kawasan inti IKN tersebut.“Pamong administrasi sudah tiba di IKN. Sebagian datang melalui jalur udara sejak 21 Juni, sementara yang menggunakan jalur laut bersama material, kendaraan operasional, dan perlengkapan sekolah tiba hari ini. Saat ini seluruh pamong administrasi sudah berada di IKN,” ujarnya.Rudi menjelaskan, pamong administrasi bertugas mendukung operasional sekolah, sedangkan pamong pengajar dan pengasuh berperan dalam proses pembelajaran serta pembinaan siswa.Saat ini, SMA Taruna Nusantara IKN memiliki 37 pamong pengajar dan pengasuh serta 72 pamong administrasi. Jumlah tersebut akan terus disesuaikan seiring bertambahnya jumlah siswa dan perkembangan sekolah pada masa mendatang. lihat foto Kehadiran para pamong menjadi tahapan penting menjelang dimulainya aktivitas pendidikan di Kampus IKN. Foto: HO/Humas Otorita IKNSementara itu, para pamong pengajar dan pengasuh masih mengikuti program pembekalan dan pelatihan di Magelang. Mereka dijadwalkan tiba di IKN pada 25 Juni 2026 setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan.Sambut Kehadiran 477 SiswaSelain menyiapkan sumber daya manusia, SMA Taruna Nusantara IKN juga bersiap menyambut kedatangan 477 siswa pada tahun ajaran baru.Sebanyak 237 siswa yang akan naik ke kelas XI dijadwalkan tiba di IKN pada 9 Juli 2026. Mereka merupakan angkatan pertama SMA Taruna Nusantara IKN yang selama ini menjalani pendidikan di Magelang karena kampus di IKN masih dalam tahap pembangunan.Sementara itu, 240 siswa baru kelas X akan mengikuti Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) di Magelang selama tiga bulan sebelum bergabung ke kampus IKN pada awal Oktober 2026.“Ketika sekolah ini mulai menerima siswa, bangunannya masih dalam proses pembangunan sehingga mereka menjalani pendidikan terlebih dahulu di Magelang. Tahun ini mereka naik ke kelas XI dan mulai menempati kampus di IKN,” kata Rudi.Sebagai sekolah berasrama dengan sistem beasiswa penuh, SMA Taruna Nusantara  terus menjadi salah satu sekolah favorit bagi pelajar dari seluruh Indonesia. Seluruh siswa yang diterima memperoleh fasilitas pendidikan dan pembinaan tanpa dipungut biaya, sehingga proses seleksi dilakukan secara ketat untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa dari seluruh provinsi.Pembangunan Kampus Ditarget Rampung 2027Rudi menjelaskan pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dilakukan dalam tiga tahap.Tahap pertama yang telah selesai 100 persen pada Maret 2026 mencakup fasilitas utama pendidikan, seperti ruang kelas, laboratorium, Main Hall, serta graha atau asrama siswa dan siswi.“Karena saat ini sekolah baru akan menampung dua angkatan, fasilitas yang ada kami maksimalkan terlebih dahulu untuk mendukung proses belajar mengajar,” ujarnya. lihat foto Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara IKN, Brigjen TNI Rudi Setiawan. Foto: HO/Humas Otorita IKNSaat ini pembangunan tahap kedua masih berlangsung. Tahap ini meliputi pembangunan rumah dinas kepala sekolah dan pamong, graha putra, lapangan upacara, poliklinik, fasilitas laundry, garasi kendaraan, serta tempat pembuangan sampah.“Pembangunan tahap kedua kami targetkan selesai sekitar Oktober atau November tahun ini,” katanya.Selanjutnya, pembangunan tahap ketiga akan difokuskan pada berbagai fasilitas penunjang, seperti Balairung Pancasila, sport center terpadu yang mencakup lapangan sepak bola dengan lintasan atletik, kolam renang, lapangan voli, lapangan tenis, fasilitas olahraga dalam ruangan yang dilengkapi lapangan basket, bulu tangkis, dan pusat kebugaran, serta pembangunan masjid dan gereja.“Kami mengupayakan seluruh pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN dapat selesai pada tahun 2027,” tegasnya.Cetak Pemimpin Indonesia Emas 2045SMA Taruna Nusantara IKN merupakan salah satu dari tiga kampus baru SMA Taruna Nusantara yang dibangun di luar Pulau Jawa. Selain di IKN, kampus serupa juga dibangun di Langowan, Sulawesi Utara, dan Pagar Alam, Sumatera Selatan.Menurut Rudi, seluruh kampus SMA Taruna Nusantara menerapkan kurikulum, sistem pendidikan, dan standar pembinaan yang sama, serta memberikan beasiswa penuh kepada seluruh siswa.“Tujuan jangka panjang SMA Taruna Nusantara adalah mencetak calon-calon pemimpin bangsa dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Karena itu kami menjaring siswa terbaik dari seluruh provinsi untuk dididik bersama,” ujarnya.Terkait peluang pelajar Kalimantan Timur, ia menegaskan tidak ada jalur khusus maupun kuota daerah dalam proses seleksi. Namun, keberadaan sekolah di IKN diharapkan memudahkan pelajar Kaltim memperoleh akses informasi dan pembinaan yang lebih baik untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi.“Yang bisa kami lakukan adalah membantu menyiapkan mereka, baik dari sisi akademik, fisik, maupun psikologis. Namun pada akhirnya yang menentukan adalah hasil seleksi yang mereka capai sesuai kemampuan masing-masing,” pungkasnya.Lengkapi Ekosistem Pendidikan di IKNStaf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menilai kehadiran SMA Taruna Nusantara semakin melengkapi ekosistem pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.Menurutnya, pembangunan kampus tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan institusi pendidikan unggulan nasional terhadap perkembangan Nusantara sebagai pusat pertumbuhan baru Indonesia. lihat foto Kehadiran para pamong menjadi tahapan penting menjelang dimulainya aktivitas pendidikan di Kampus IKN. Foto: HO/Humas Otorita IKN“Keberadaan SMA Taruna Nusantara sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa patriotik,” ujar Troy.Ia menambahkan, kehadiran SMA Taruna Nusantara  di IKN juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi IKN sebagai kota masa depan yang unggul di bidang pendidikan sekaligus mendorong pengembangan berbagai sektor strategis lainnya. (*/Humas Otorita IKN)