BorneoFlash.com, KUKAR – Persiapan Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 mulai bergerak ke tahap yang lebih teknis. Pemerintah daerah kini menata satu per satu kebutuhan agar perhelatan besar itu bisa berjalan rapi sejak awal.Salah satu yang jadi perhatian adalah kesiapan lokasi pelaksanaan. Sedikitnya 17 titik di kawasan Tenggarong disiapkan untuk menampung berbagai cabang lomba dan kegiatan pendukung. Lokasi tersebut tersebar di fasilitas pemerintahan hingga lembaga pendidikan yang ada di pusat kota.Di balik persiapan itu, pemerintah juga mulai menghitung kebutuhan anggaran secara lebih detail. Sekitar Rp8 miliar disiapkan dari APBD sebagai modal awal pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut.Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono Kasnu menyebut, saat ini fokus utama ada pada penyusunan kebutuhan dari masing-masing bidang agar tidak ada yang terlewat saat kegiatan berjalan.“Yang kita pastikan sekarang itu kebutuhan di tiap seksi. Jadi semua harus jelas dari awal, biar nanti pelaksanaannya tidak ada yang tumpang tindih,” ungkap Sunggono, pada Selasa (23/6/2026). Selain mengandalkan anggaran daerah, pemerintah juga membuka ruang partisipasi dari pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Skema ini disiapkan sebagai penopang jika ada kebutuhan tambahan di luar perencanaan awal.Menurut Sunggono, keterlibatan berbagai pihak dianggap penting agar pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi agenda pemerintah daerah, tetapi juga gerakan bersama.“Kalau ada kebutuhan yang belum tercover APBD, kita bisa minta dukungan dari CSR perusahaan. Ini bentuk kebersamaan juga,” tuturnya. Ia juga menegaskan bahwa target utama dari seluruh persiapan ini adalah memastikan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Kaltim. Kukar, sebagai tuan rumah, diminta untuk benar-benar siap dari sisi teknis maupun kenyamanan peserta.“Intinya kita ingin semua peserta merasa nyaman. Itu yang paling penting,” ucapnya.MTQ Kaltim 2026 di Kukar diproyeksikan menjadi salah satu agenda besar daerah yang akan melibatkan banyak pihak, baik pemerintah maupun non-pemerintah, dalam pelaksanaannya. (*)