BGN Siapkan Efisiensi Anggaran Lanjutan, Menu MBG Tetap Bergizi

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Badan Gizi Nasional (BGN) sedang menyiapkan efisiensi anggaran lanjutan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Purbaya menyampaikan hal itu setelah bertemu Kepala BGN Nanik S Deyang di Kantor Kementerian Keuangan, Kamis (25/6/2026). Meski belum merinci besaran anggaran yang akan dihemat, ia memastikan nilai efisiensinya cukup signifikan."Kemarin saya bertemu Kepala BGN. Beliau melaporkan akan ada penghematan lebih lanjut dari program BGN. Saya pikir cukup signifikan, tetapi nanti biar Kepala BGN yang mengumumkan," kata Purbaya di Jakarta, Jumat.Purbaya menegaskan efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas maupun porsi menu MBG. Sebaliknya, BGN akan meningkatkan kualitas layanan gizi dengan merekrut lebih banyak ahli gizi."Yang dipastikan makanannya tetap bergizi. Kalau tidak salah, mereka akan merekrut lebih banyak ahli gizi," ujarnya.Dalam pertemuan tersebut, Kepala BGN melaporkan sejumlah kendala pelaksanaan MBG, terutama pengawasan di daerah.Menanggapi laporan itu, Kementerian Keuangan akan mengerahkan jajarannya di daerah untuk memantau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus mengawasi penggunaan anggaran secara berkala."Saya punya orang di daerah yang bisa memonitor SPPG secara berkala. Kami memiliki instrumen untuk mengawasi anggarannya, dan mereka setuju," kata Purbaya.Purbaya mendukung langkah efisiensi anggaran selama kebijakan tersebut tidak mengganggu keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis.Sebelumnya, pemerintah menurunkan pagu anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam APBN 2026 dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun. Pemerintah juga masih membuka peluang melakukan efisiensi anggaran lanjutan. (*)