ESDM Kembali Buka Ekspor Batu Bara Setelah Pastikan Pasokan PLN Aman

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali membuka ekspor batu bara setelah memastikan pasokan untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) dalam kondisi aman.Sebelumnya, Kementerian ESDM menghentikan sementara ekspor batu bara dengan spesifikasi tertentu untuk menjamin ketersediaan batu bara berkalori sesuai kebutuhan energi primer PLN."Langkah ini kami ambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan Kementerian ESDM sebagai regulator," ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia dalam keterangan resminya, Jumat.Pemerintah telah mengamankan sekitar 141 juta metrik ton (MT) batu bara dari total kebutuhan tahunan PLN sebesar 154 juta MT. Setelah pasokan dalam negeri membaik, Kementerian ESDM kembali menormalkan kegiatan ekspor batu bara."Kegiatan ekspor batu bara kini telah berjalan kembali secara normal," kata Anggia.Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, Kementerian ESDM akan memperketat pengawasan pengadaan energi primer PLN bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, serta PLN.Menurut Anggia, pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh perusahaan memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) sehingga pemerintah dapat menjaga pasokan batu bara bagi pembangkit listrik.Pemerintah juga menegaskan tidak akan memberlakukan pembatasan ekspor baru. Sebaliknya, pemerintah akan memperkuat pengawasan dan menegakkan aturan yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang mengatur kewajiban DMO. (*)