Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (24/6). Dok Nauval PratamaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembangunan Jakarta tak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga harus berangkat dari kebutuhan dan aspirasi masyarakat.Menurut Pram, kota yang maju, nyaman, dan aman hanya dapat terwujud apabila pemerintah mau mendengar apa yang menjadi keinginan warga.“Bagi saya, Jakarta ini kalau mau baik, maju, nyaman, aman, maka yang paling utama adalah bagaimana selain membangun infrastrukturnya adalah mendengar apa yang menjadi keinginan warganya,” kata Pramono saat memberikan sambutan di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (24/6).“Jadi membangun (kota) itu bukan kemudian semata-mata membangun fisiknya,” lanjutnya.Ia mengatakan, pendekatan tersebut menjadi dasar berbagai kebijakan yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno.Lebih lanjut Pram mengatakan, rencana pembangunan pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas muncul setelah banyak warga mengeluhkan belum terintegrasinya sejumlah moda transportasi di kawasan tersebut.“Ketika di Dukuh Atas, banyak orang mengeluh. Ya ketemu gubernurnya pasti ngeluh. Apa yang menjadi masukan? Mereka minta untuk bagaimana supaya di Dukuh Atas itu begitu banyak moda yang tidak terhubung,” tutur Pramono.Selain itu ia mengatakan, Pemprov DKI juga mengandalkan berbagai kanal aduan, termasuk aplikasi JAKI dan sistem Customer Relationship Management (CRM), untuk menangkap persoalan yang dihadapi warga.