Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, saat memberikan keterangan usai menghadiri Malam Puncak HUT ke-499 DKI Jakarta di kawasan Bundaran HI, Sabtu (27/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparanGubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera dilanjutkan. Langkah ini diambil menyusul telah rampungnya payung hukum proyek tersebut.Pramono mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah bertemu dengan pihak kontraktor untuk mengeksekusi pengerjaan utilitas ini. Ia menegaskan, pemindahan kabel udara yang menjuntai ke dalam tanah ini sudah memang waktunya untuk dilakukan.“Kami kemarin juga sebenarnya menerima kontraktor untuk SJUT karena memang sekarang ini sudah waktunya untuk dilanjutkan," kata Pramono usai acara puncak perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6) malam.Pramono menjelaskan, percepatan eksekusi proyek tersebut kini dapat dilakukan lantaran telah memiliki landasan hukum yang kuat. Ia menegaskan, pemindahan kabel-kabel yang menjuntai ke bawah tanah telah menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya bersama Wagub Rano Karno.Seorang warga melintasi kabel utilitas jalur udara di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan"Dulu enggak ada payung hukumnya, sekarang payung hukum Perdanya sudah ada, Pergub-nya juga kita tindak lanjuti sehingga kita akan segera mulai di berbagai tempat supaya kabel-kabel ini bisa dimasukkan ke dalam. Itu menjadi hal prioritas bagi saya dan Bang Doel," tegasnya.Percepatan proyek ini sekaligus merespons insiden nahas yang belum lama ini memakan korban jiwa akibat kabel udara yang menjuntai. Sebelumnya, seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta berinisial NAEP (16) tewas dalam kecelakaan di kawasan Jalan Losari, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6) pagi.Kecelakaan tersebut bermula saat bagian setang kanan sepeda motor yang ditumpangi korban tersangkut kabel yang menjuntai di jalanan. Pengendara motor seketika kehilangan kendali dan terjatuh, sementara korban terpental ke sisi kiri jalan dan terlindas oleh bus sekolah yang saat bersamaan sedang melintas di lokasi kejadian.