Sejumlah warga tengah menjalani perawatan di rumah sakit Tiné, Chad, Kamis (18/6/2026), usai serangan drone dari kelompok RSF. Foto: JORIS BOLOMEY/AFPMenurut badan hak asasi manusia PBB, lebih dari 1.000 warga sipil tewas akibat serangan pesawat nirawak (drone) di Sudan dalam lima bulan pertama tahun ini. Foto: JORIS BOLOMEY/AFPSuku Zaghawa, yang merupakan mayoritas etnis di wilayah Darfur barat, menjadi sasaran utama dari kelompok RSF. Foto: JORIS BOLOMEY/AFPSaat ini, kelompok RSF (Rapid Support Forces) terus menjadi pihak yang berkonflik dalam perang saudara memperebutkan kekuasaan melawan militer resmi Sudan (SAF). Foto: JORIS BOLOMEY/AFPFoto: JORIS BOLOMEY/AFPSejumlah warga tengah menjalani perawatan di rumah sakit Tiné, Chad, Sudan, Kamis (18/6/2026), usai serangan drone dari kelompok RSF.Menurut badan hak asasi manusia PBB, lebih dari 1.000 warga sipil tewas akibat serangan pesawat nirawak (drone) di Sudan dalam lima bulan pertama tahun ini. Suku Zaghawa, yang merupakan mayoritas etnis di wilayah Darfur barat, menjadi sasaran utama dari kelompok RSF.Saat ini, kelompok RSF (Rapid Support Forces) terus menjadi pihak yang berkonflik dalam perang saudara memperebutkan kekuasaan melawan militer resmi Sudan (SAF).Warga menjalani perawatan di rumah sakit di Tine, Chad, setelah diserang oleh pesawat nirawak (drone) di Tina, Sudan, Rabu (18/6/2026). Foto: JORIS BOLOMEY/AFP