Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Pada 17 menit awal setelah pembukaan, IHSG sempat anjlok 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. Foto: Argya D. Maheswara/kumparan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada level 6.016-5.973 pada pembukaan perdagangan Kamis (8/10).Sebelumnya, pada Rabu (7/10), IHSG ditutup melemah sebesar 46,2 poin atau 0,74 persen ke level 6.146,72.“Untuk perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026, adapun sentimen IHSG cenderung mixed dengan bias cautious, terutama set,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Kamis (8/10).Kata Nafan, para pelaku investor global menyoroti terkait risalah FOMC September yang memberikan pesan yang cukup hawkish secara fundamental. Risalah tersebut mengungkap pandangan mayoritas pembuat kebijakan yang menilai bahwa satu kali kenaikan Fed Funds Rate kemungkinan masih diperlukan hingga akhir tahun.Di sisi lain, para pelaku pasar menyoroti Yield Treasury 10 tahun masih naik 0,34 persen menjadi 5,286 persen, sementara harga minyak Brent juga naik 0,33 persen di level USD 101,29 per barel.“Kombinasi yield obligasi yang tinggi dan energi yang mahal berpotensi mempertahankan tekanan inflasi, sehingga dapat membatasi ruang bagi bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter,” jelasnya.Dari sisi domestik, menurutnya, rupiah dan arus dana asing menjadi dua indikator penting. Rupiah pada Rabu (7/10) sempat menguat 0,07 persen ke Rp 17.887 per dolar AS, namun penguatan dolar serta tingginya Treasury yield tetap menjadi risiko bagi stabilitas rupiah.Lebih lanjut, Nafan menyebut keputusan FTSE Russell dalam mempertahankan RI sebagai Secondary Emerging Market dan tidak memasukkannya ke dalam watchlist menjadi katalis positif bagi stabilitas pasar modal, meski belum cukup kuat menjadi katalis pembalikan arus dana asing.Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Kamis (8/10) meliputi AMMN, RAJA, dan TLKM.Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Kamis (8/10) diproyeksi bervariasi. Bisa melemah pada rentang 6.118-6.141, dan menguat kisaran 6.342-6.430.“Adapun area koreksi terdekat berikutnya berada di 6.118-6.141. Namun demikian, pada label merah IHSG akan menguji area 6.342-6.430 sekaligus cluster MA20 dan MA60,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Kamis (8/10).Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Kamis (8/10) meliputi BIPI, DEWA, HRTA, dan TLKM.Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.