Houthi Serang 2 Bandara Saudi, 3 Orang Tewas dan 36 Terluka

Wait 5 sec.

Kepulan besar asap hitam membubung dari area penyimpanan bahan bakar di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (19/9/2026). Foto: Stringer/REUTERSArab Saudi melaporkan tiga orang tewas dalam serangan ke dua bandara internasionalnya pada Rabu (7/10), termasuk di ibu kota Riyadh. Serangan itu terjadi setelah kelompok Houthi di Yaman mengeklaim menembaki kedua pusat transportasi tersebut, seperti dilansir AFP.Kelompok yang didukung Iran itu sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas rentetan serangan, termasuk peluncuran rudal balistik ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. "Pada Selasa dan Rabu... Bandara Internasional Abha dan Bandara Internasional King Khalid menjadi sasaran serangan yang menargetkan fasilitasnya," demikian pernyataan otoritas penerbangan sipil Saudi, tanpa menyebut siapa pelakunya.Menurut otoritas Saudi, seorang warga Mesir dan seorang warga Aljazair tewas di Bandara Abha, sedangkan seorang warga Sudan tewas di bandara Riyadh. Selain tiga korban tewas, ada 36 orang terluka.Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pasukan pro-pemerintah Yaman menyatakan akan membalas serangan itu, dengan menargetkan peluncur rudal balistik yang digunakan dalam serangan ke Riyadh.Houthi: Bandara Riyadh Diserang RudalSementara pihak Houthi mengakui menyerang bandara internasional itu."Angkatan bersenjata kami baru saja menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dengan rudal balistik. Serangan itu akurat, atas karunia Tuhan, dan menyebabkan gangguan lalu lintas udara," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam unggahan di X, Rabu.Koalisi pimpinan Saudi sebelumnya menyatakan rudal tersebut berhasil dicegat.Houthi tembakkan rudal ke Saudi Foto: Reuters/ Houthi Military Media UnitDalam unggahan terpisah, Houthi juga mengaku menyerang konvoi pasokan militer di dekat bandara di Aden, ibu kota sementara pemerintah Yaman. Kantor berita pemerintah Yaman, Saba, melaporkan rudal dan drone menyasar bandara itu.Saba menyebut salah satu rudal jatuh di dekat landasan pacu beberapa menit sebelum jadwal kedatangan pesawat dari Kairo. Pesawat itu terpaksa dialihkan ke Jeddah, Arab Saudi.Saree menambahkan, drone dan rudal Houthi juga menyasar Bandara Abha serta Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait. Ini kedua kalinya pekan ini Houthi mengeklaim menyerang bandara utama di ibu kota Saudi. Menurut situs pelacak penerbangan Flightradar24, Riyadh kerap menutup sementara wilayah udaranya.62 Kombatan Tewas dalam Bentrokan TerbaruSetelah gencatan senjata empat tahun, perang saudara Yaman kembali meletus pada Juli. Bulan lalu, Houthi merebut seluruh garis pantai barat di Laut Merah dalam pertempuran paling mematikan di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.Pada Rabu, bentrokan baru di Yaman bagian barat menewaskan sedikitnya 62 kombatan, termasuk 37 anggota Houthi, menurut sumber militer dari kedua kubu kepada AFP.Saba juga melaporkan Houthi menembakkan rudal ke Kota Taiz yang dikuasai pasukan pemerintah. Lima warga sipil terluka."Kami keluar ke jalan untuk memeriksa korban luka dan melihat warga sipil muda yang terkena. Peluru Houthi jatuh di tengah jalan, tepat di area yang ramai warga sipil," kata Al-Fateh al-Eisaei, warga Taiz, kepada AFP.Pemerintah Yaman telah mengumumkan target merebut kembali seluruh wilayah Houthi. Wilayah itu dihuni sebagian besar penduduk Yaman dan banyak di antaranya sudah dikuasai Houthi lebih dari satu dekade.