Anggota The Power of Mama, kelompok relawan pemadam kebakaran perempuan, menyiapkan selang untuk memadamkan karhutla di kawasan gambut Sungai Putri, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERSMenteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menegaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah belum akan ditetapkan sebagai bencana nasional. Menurutnya, pemerintah masih mampu menangani kebakaran tersebut."Belum, belum. Masih mampu kita mengatasi," kata Dudung usai rapat terbatas di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (12/10).Dudung mengatakan, berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat enam provinsi yang menjadi fokus penanganan karhutla. Dua di antaranya adalah Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan."Dari Bapak Presiden ada laporan dari Kepala BNPB itu ada 6 provinsi yang menjadi konsentrasi dan 2 provinsi seperti Kalimantan Tengah dengan Sumatera Selatan," ujarnya.Menurut Dudung, kawasan Tanjung Puting di Kalimantan Tengah juga menjadi prioritas penanganan. Kawasan tersebut berada di sekitar taman nasional yang menjadi habitat satwa yang harus dilindungi."Kemudian ada lagi yang menjadi prioritas di Kalimantan Tengah yaitu adalah Tanjung Puting atau sekitar Taman Nasional karena memang ini harus dilindungi karena ada satwa di situ," kata Dudung.Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB juga melaporkan bahwa operasi menggunakan helikopter telah dilakukan. Namun, penanganan karhutla saat ini lebih banyak mengandalkan operasi darat karena asap yang tebal menyulitkan operasi udara."Kemudian hasil laporan dari Kepala BNPB bahwa heli, operasional heli ini sudah dilaksanakan dan banyak lebih dominan kepada operasi darat ya karena memang sulit untuk dijangkau dari udara karena memang asapnya terlalu tebal," ujarnya.Dudung mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menilai pemerintah telah mengerahkan upaya maksimal untuk menangani karhutla. Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada personel dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran."Kemudian juga dari Bapak Presiden menyampaikan kita sudah turun tangan semaksimal mungkin, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit baik TNI, Polri termasuk seluruh komponen yang terlibat di sana," tandas dia.