Green LIne: Suasana kepadatan penumpang rangkaian KRL Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) di Stasiun Tanah Abang, Selasa (13/10/2026). Foto: Akbar Mubarak/kumparanBlue Line: Suasana kepadatan di rangkaian kereta commuter line (KRL) rute blue line Bekasi - Manggarai, Selasa (13/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanPT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingkat okupansi KRL Commuter Line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung (Green Line) pada jam sibuk mencapai 160 persen, tertinggi di Jabodetabek melampaui lintas Bekasi yang berada di kisaran 120 persen.Green Line: Suasana kepadatan penumpang rangkaian KRL Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) di Stasiun Tanah Abang, Selasa (13/10/2026). Foto: Akbar Mubarak/kumparanBlue Line: Suasana kepadatan di rangkaian kereta commuter line (KRL) rute blue line Bekasi - Manggarai, Selasa (13/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanDirektur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebutkan okupansi 160 persen di Green Line. Bahkan pada jam sibuk, dua belas orang yang harus berdesakan dalam ruang seluas satu meter persegi di dalam kereta pada jam sibuk.Green Line: Suasana kepadatan penumpang rangkaian KRL Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) di Stasiun Tanah Abang, Selasa (13/10/2026). Foto: Akbar Mubarak/kumparanBlue Line: Suasana kepadatan di rangkaian kereta commuter line (KRL) rute blue line Bekasi - Manggarai, Selasa (13/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanSaat ini KRL Jabodetabek melayani sekitar 1,3 juta penumpang per hari dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi sedikitnya 1,4 juta penumpang per hari pada 2030.Green Line: Suasana kepadatan penumpang di rangkaian KRL Commuter Line rute Rangkasbitung-Tanah Abang (Green Line) di Stasiun Tanah Abang, Selasa (13/10/2026). Foto: Akbar Mubarak/kumparanBlue Line: Suasana kepadatan di rangkaian kereta commuter line (KRL) rute blue line Bekasi - Manggarai, Selasa (13/10/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanSeiring dengan pertumbuhan jumlah penumpang, KAI menargetkan penambahan kapasitas layanan KRL lintas Rangkasbitung–Tanah Abang (Green Line). Jalur yang saat ini masih menggunakan rangkaian 8 dan 10 kereta (SF8 dan SF10) ini akan ditingkatkan menjadi rangkaian 12 kereta (SF12), dengan pengerjaan yang dimulai pada 2027.